Komparatif.ID, Lisbon– Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) menjatuhkan sanksi kepada Cristiano Ronaldo setelah kapten tim nasional Portugal itu meninggalkan kamp pelatihan tanpa izin. Ronaldo dijatuhi skorsing selama 30 hari dan denda sebesar 255 euro atau sekitar Rp5 juta.
Sanksi tersebut dijatuhkan menyusul tindakan Ronaldo meninggalkan kamp Portugal di Kopenhagen, Denmark, pada 30 September 2026. Kepergian itu terjadi sehari sebelum Portugal menjalani pertandingan UEFA Nations League melawan Denmark.
Dalam putusan Dewan disiplin FPF, Ronaldo dinyatakan sengaja melakukan pelanggaran disiplin sebagaimana diatur dalam Pasal 160 ayat 1 peraturan disiplin federasi.
“Berdasarkan hal tersebut, diputuskan untuk menjatuhkan sanksi skorsing selama 30 hari, di samping denda finansial sebesar 2,5 unit akuntansi, setara dengan 255 euro (dua ratus lima puluh lima euro),” demikian pernyataan Federasi Sepak Bola Portugal.
Ronaldo sebelumnya telah dikenai skorsing sementara secara otomatis sejak meninggalkan kamp tim nasional pada 30 September. FPF kemudian secara resmi membuka proses disiplin terhadap pemain Al Nassr pada 9 Oktober.
Sehari setelah proses disiplin dibuka, federasi juga menjatuhkan skorsing sementara terpisah dan merujuk kasus tersebut untuk menjalani penyelidikan. Namun, keputusan terbaru FPF tidak menjelaskan apakah masa skorsing sementara yang telah dijalani Ronaldo akan diperhitungkan dalam hukuman 30 hari tersebut.
Baca juga: Penggemar Ronaldo dari Tepian Krueng Meureubo
Kepergian Cristiano Ronaldo dari kamp tim nasional terjadi setelah perselisihan dengan pelatih kepala Portugal, Jorge Jesus. Perselisihan tersebut berkaitan dengan peran Ronaldo di tim nasional setelah dirinya tetap menjadi pemain cadangan dan tidak dimainkan ketika Portugal meraih kemenangan 2-1 atas Norwegia pada 27 September.
Situasi tersebut kemudian berujung pada keputusan Ronaldo meninggalkan kamp tanpa izin. Tindakan itu akhirnya diproses oleh federasi sebagai pelanggaran disiplin.
Dalam pernyataan yang disampaikan setelah meninggalkan kamp, Ronaldo mengakui tindakannya dan menyampaikan permintaan maaf karena pergi tanpa mendapatkan izin. Ia juga menyinggung adanya persoalan mengenai kesepakatan terkait waktu bermainnya bersama tim nasional.
Ronaldo mengatakan dirinya menilai terdapat janji yang dilanggar terkait kesempatan bermain. Meski demikian, ia menyerahkan kepada FPF untuk menentukan hukuman yang dianggap sesuai atas tindakannya.
Meski di sanksi FPD, legenda Manchester United tersebut juga menegaskan dirinya tidak pernah mempertimbangkan untuk pensiun dari sepak bola internasional.




