Bahayakan Warga, Bupati Bireuen Perintahkan Sisa Jembatan Ambruk di Jeunib Dibongkar

Bahayakan Warga, Bupati Bireuen Instruksikan Sisa Jembatan Runtuh di Jeunib Dibongkar
Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, didampingi Camat Jeunieb, Muhammad Maulana Rahmat, dan dinas terkait saat meninjau longsor di Gampong Meunasah Tunong Lung, Kamis (8/1/2026). Foto: Komparatif.ID/Rizal Bank Pineung.

Komparatif.ID, Bireuen— Bupati Bireuen, H. Mukhlis ST, memerintahkan sisa jembatan penghubung Gampong Meunasah Tambo dan Gampong Meunasah Keutapang di Kecamatan Jeunieb, yang ambruk dihantam banjir dibongkar.

Hal itu dilakukan Bupati Mukhlis untuk memastikan keselamatan masyarakat usai melihat kondisi sungai semakin dangkal, sehingga banyak sampah tersangkut di area sekitar jembatan yang dikhawatirkan akan menyebabkan debit air tinggi secara tiba-tiba.

Saat meninjau langsung ke lokasi pada Kamis (8/1/2026), Bupati Bireuen memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk segera melakukan pembongkaran sisa-sisa jembatan yang ambruk.

Banjir yang berulang hingga lima kali di kawasan tersebut disebut terjadi karena kondisi sungai yang rendah sehingga mudah tersumbat sampah dan material kayu. Akibatnya, aliran air mengikis tanggul di wilayah Gampong Meunasah Tambo hingga menyebabkan abutmen jembatan jatuh ke dasar sungai.

Meski jembatan penghubung ambruk, Pemkab Bireuen memastikan akses darat bagi warga masih tersedia melalui jalan induk yang tembus ke pasar Kecamatan Jeunieb serta jalur menuju kebun yang melewati Gampong Meunasah Kupula.

Baca juga: Bupati Bireuen Pastikan Sekolah Terdampak Banjir Kembali Berdenyut

Bupati Mukhlis juga meninjau lokasi bantaran sungai yang amblas di Gampong Meunasah Tunong Lung. Selain itu, ditemukan kerusakan jalan di Gampong Blang Pohroh menuju kebun rakyat serta jembatan penghubung antara Gampong Matang Bangka dan Gampong Matang Tengoh.

Bahayakan Warga, Bupati Bireuen Instruksikan Sisa Jembatan Runtuh di Jeunib Dibongkar
Alat berat saat membongkar sisa jembatan penghubung Gampong Meunasah Tambo dan Gampong Meunasah Keutapang yang ambruk dihantam banjir pada Jumat (9/1/2026) dini hari. Foto: HO for Komparatif.ID.

Sementara itu, Camat Jeunieb Muhammad Maulana Rahmat menjelaskan kondisi Sungai Jeunieb dari hulu hingga hilir saat ini sudah dangkal akibat lumpur yang dibawa banjir bandang sekitar empat puluh tiga hari lalu. Kondisi pendangkalan ini menjadi salah satu penyebab utama banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Sungai Jeunieb dari hulu ke hilir kondisinya saat ini sudah dangkal akibat lumpur banjir bandang empat puluh tiga hari lalu,” ujar Rahmat.

Untuk mencari solusi jangka panjang, Bupati Mukhlis bersama dinas terkait menelusuri saluran dangkal yang selama lima tahun terakhir menjadi penyebab banjir langganan di Gampong Cot Geulumpang Baroh.

Sebelum meninggalkan lokasi, Bupati Bireuen mengingatkan dinas terkait, pihak kecamatan, serta aparatur gampong untuk melakukan pendataan ulang terhadap seluruh kerusakan yang ada.

Terkait rencana pembangunan ke depan, Rahmat menyebut Pemkab mempertimbangkan penggunaan anggaran daerah maupun anggaran pemerintah pusat sesuai dengan kewenangan.

“Kualitas bangunan lebih ditingkatkan untuk mengantisipasi bencana berulang kembali di masa yang akan datang,” pungkasnya.

Artikel SebelumnyaEks Menteri Agama Yaqut Qoumas Jadi Tersangka Korupsi Kuota Haji
Artikel SelanjutnyaBPMA: TKDN Hulu Migas Aceh Lampaui Target Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here