Sunday, 1 November 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Pemuda Pelopor Lewat Gerakan Anti-Maksiat

Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Pemuda Pelopor Lewat Gerakan Anti-Maksiat
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh– Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh, MJ Thabari, berhasil meraih predikat Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh Tahun 2026.

Penghargaan tersebut diraih melalui ajang kepeloporan pemuda yang diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh.

Penghargaan itu diserahkan dalam kegiatan yang berlangsung di Hotel Amel, Banda Aceh, Jumat (30/10/2026). Acara tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal, bersama unsur pemerintah dan para peserta pemuda pelopor dari berbagai bidang.

Dalam ajang tersebut, MJ Thabari mengangkat inisiatif di bidang sosial keagamaan melalui program bertajuk “Aneuk Muda Anti Maksiat”. Gerakan ini berorientasi pada peningkatan kesadaran generasi muda terhadap nilai-nilai keislaman, penguatan karakter, serta mendorong keterlibatan pemuda dalam menjaga kehidupan sosial yang berlandaskan syariat Islam.

Program tersebut menjadi gagasan yang dibawa MJ Thabari dalam proses kepeloporannya. Melalui gerakan itu, ia berupaya mengajak generasi muda untuk membentengi diri dengan nilai-nilai keislaman sekaligus mengambil peran dalam menciptakan lingkungan sosial yang baik.

Predikat Pemuda Pelopor Kota Banda Aceh 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap gagasan, dedikasi, dan kontribusi MJ Thabari dalam menghadirkan inisiatif yang menyasar kehidupan masyarakat, khususnya kalangan anak muda.

Baca juga: Prodi IAN FISIP UIN Ar-Raniry Hadirkan Ombudsman pada Pekan Pelayanan Publik

MJ Thabari menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menegaskan, predikat tersebut bukan menjadi akhir dari upaya yang telah dilakukan, melainkan tanggung jawab untuk melanjutkan gerakan dan memperluas keterlibatan generasi muda.

“Penghargaan ini bukanlah akhir dari perjuangan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar. Melalui gerakan ‘Aneuk Muda Anti Maksiat’, kami ingin merangkul generasi muda Kota Banda Aceh agar semakin membentengi diri dengan nilai-nilai keislaman dan berkontribusi aktif menjaga kedamaian serta moralitas di lingkungan kita,” ujar MJ Thabari.

Ia berharap gerakan tersebut dapat menjadi ruang bagi anak muda untuk terlibat dalam kegiatan sosial keagamaan. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi sasaran pembinaan, tetapi juga dapat mengambil peran dalam menjaga nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal, menyampaikan apresiasi dan dukungan pemerintah kota terhadap inisiatif kepeloporan yang dilakukan para pemuda. Menurutnya, keterlibatan generasi muda dibutuhkan dalam mendorong berbagai gerakan positif di tengah masyarakat.

“Pemerintah Kota Banda Aceh sangat bangga dan mendukung penuh inisiatif kepeloporan seperti yang dilakukan oleh MJ Thabari. Pemuda adalah agen perubahan utama. Gerakan sosial keagamaan ini menjadi contoh konkret bagaimana generasi muda dapat bersinergi dengan pemerintah untuk menjaga tatanan syariat Islam dan membangun karakter kota yang islami, maju, dan bermartabat,” ungkap Afdhal.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *