Komparatif.ID, Palembang— Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Safrizal ZA dikukuhkan sebagai Wakil Ketua Umum II Dewan Pengurus Pusat Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (DPP Aslinmas) Indonesia.
Safrizal dikukuhkan Wamendagri Akhmad Wiyagus saat rangkaian Apel Akbar Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Stadion Jakabaring Sport City, Palembang, Sumatera Selatan, Jumat (28/8/2026).
Selain pengukuhan Safrizal, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Deklarasi, Pelantikan, dan Pengukuhan DPP serta DPD Aslinmas se-Indonesia.
Deklarasi Nasional dan pengukuhan DPP Aslinmas turut dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Gubernur Lampung, Gubernur Banten, Gubernur Jawa Barat, serta para bupati dan wali kota se-Provinsi Sumatera Selatan.
Hadir pula pengurus dan anggota Aslinmas Indonesia, Kepala Satpol PP, serta aparatur Linmas dari tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota di seluruh Indonesia.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam sambutan yang dibacakan Wamendagri Akhmad Wiyagus, mengatakan Satlinmas memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas dan ketenteraman masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.
“Keberadaan Satlinmas menjadi garda terdepan di tingkat desa/kelurahan yang bekerja secara kolaboratif dengan pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah,” ungkap Akhmad Wiyagus.
Baca juga: Safrizal ZA: Kunjungan Mendagri Bawa Doa Presiden untuk Wali Nanggroe
Ia menyebut jumlah anggota Satlinmas di seluruh Indonesia mencapai 1.247.815 personel. Menurutnya, jumlah tersebut bukan sekadar angka, tetapi menggambarkan kekuatan sosial masyarakat yang dapat mendukung penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, hingga penanggulangan bencana di tingkat desa dan kelurahan.
“Saya ingin menegaskan Satlinmas bukan sekadar pelengkap penyelenggaraan pemerintah daerah. Satlinmas adalah kekuatan masyarakat yang harus kita bina, kita berdayakan, dan kita tingkatkan kapasitasnya. Satlinmas hadir ketika masyarakat membutuhkannya termasuk ketika bencana,” terang Wamendagri.
Sementara itu, Safrizal ZA mengatakan pengukuhan dirinya sebagai Wakil Ketua Umum II DPP Aslinmas Indonesia merupakan amanah untuk memperkuat peran Satlinmas sebagai bagian dari ekosistem pemerintahan dan perlindungan masyarakat.
Safrizal menyebut tantangan yang dihadapi masyarakat semakin kompleks, mulai dari bencana hidrometeorologi, karhutla, dinamika sosial, hingga berbagai kondisi kedaruratan di tingkat lokal. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan kesiapsiagaan yang tidak hanya bertumpu pada pemerintah, tetapi juga kekuatan masyarakat.
“Aslinmas harus kita bangun bukan sekadar sebagai wadah berhimpun, tetapi sebagai mesin penguatan kapasitas Satlinmas di seluruh Indonesia. Kita ingin setiap anggota Satlinmas memiliki pengetahuan, keterampilan, jejaring, dan kesiapsiagaan yang semakin baik untuk hadir dan memberikan perlindungan ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Safrizal.
Menurut Safrizal, kekuatan utama Satlinmas terletak pada kedekatannya dengan masyarakat. Anggota Satlinmas berada di lingkungan tempat masyarakat tinggal sehingga menjadi salah satu unsur pertama yang dapat mengetahui dan merespons berbagai potensi gangguan ketenteraman, bencana, maupun kondisi kedaruratan.
“Kita ingin membangun Satlinmas yang semakin profesional, responsif, dan adaptif, tetapi tetap berakar pada semangat gotong royong. Karena perlindungan masyarakat pada hakikatnya bukan hanya tugas pemerintah. Ini adalah kerja bersama yang membutuhkan partisipasi dan kekuatan masyarakat,” tegasnya.
Safrizal yang juga menjabat sebagai Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan sebagai pengampu Satlinmas di daerah mengatakan akan terus mendorong penguatan Satlinmas, baik dari sisi kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, maupun dukungan sarana dan prasarana.
“Hari ini kita tidak sekadar mengukuhkan sebuah kepengurusan. Kita sedang meletakkan fondasi bagi gerakan bersama untuk membangun Satlinmas yang lebih kuat, lebih siap, dan semakin dekat dengan masyarakat,” pungkas Safrizal ZA.
