Komparatif.ID, Sao Paulo— Roberto Carlos dikabarkan masuk Islam beberapa waktu lalu. Kabar tersebut muncul setelah pernikahan Roberto Carlos dengan Souhaila Ettahiri mencuat ke publik. Seorang anggota DPR Turki, Turki, Ali Şahin, membuat pernyataan ke publik di media sosialnya.
Legenda sepak bola Brazil, Roberto Carlos yang kini berusia 53 tahun, memiliki perjalanan cinta yang kompleks. Dia telah menikah dua kali dan pernah intim dengan lima wanita bukan istri. Setidaknya dia memiliki 11 anak dari beberapa perempuan. Termasuk tiga anak dengan istri pertama, Alexandra Pinheiro, dan dua anak dari pernikahan dengan Mariana Luccon. Semua anak-anaknya dia nafkahi secara bertanggung jawab.
Pada Januari 2026, Roberto Carlos menikah dengan Souhaila Ettahiri, seorang muslimah keturunan Maroko-Libanon yang bekerja sebagai seorang pengusaha sekaligus agen pemain sepak bola berlisensi FIFA.
Menurut laporan sejumlah media internasional, pernikahan keduanya telah berlangsung secara privat pada Januari di Spanyol. Mereka saling jatuh cinta setelah sebelumnya menjalin hubungan kemitraan di bidang manajemen olahraga. Souhaila merupakan salah seorang agen berpengaruh di lingkungan FIFA dan mengelola beberapa pemain bintang.
Lazimnya sebuah perayaan hari istimewa lainnya. Meskipun Souhaila sangat menutup diri perihal pribadi, tapi pernikahan keduanya tetap dirayakan, meskipun dalam lingkungan terbatas.
Baca juga: Palermo dan Jejak Kekuasaan Islam di Sisilia
Pada 25 Juli 2026, pasangan ini menggelar pesta perayaan tertutup bersama keluarga dekat di Spanyol. Foto-foto yang beredar memperlihatkan momen sakral di mana Souhaila mengenakan penutup kepala putih saat menandatangani dokumen pernikahan. Acara tersebut juga diiringi oleh alunan musik tradisional Arab-Maroko, mencerminkan latar belakang budaya sang pengantin wanita.
Munculnya klaim bahwa Roberto Carlos masuk Islam, disampaikan oleh anggota DPR Turki, Ali Şahin. Sang legislator mengaku telah bertemu seorang ulama Brazil saat berkunjung ke Sao Paulo.
Dalam unggahannya di media sosial, Ali Şahin mengaku bertemu dengan Syekh Jihad Hassan Hammadeh, salah satu tokoh pemimpin komunitas muslim paling berpengaruh di Amerika Latin. Sang ulama masuk dalam daftar The Muslim 500.
Menurut kesaksian Şahin, Syekh Jihad mengabarkan bahwa Roberto Carlos telah mengunjungi pusat komunitas tersebut sekitar empat minggu sebelumnya untuk mengucapkan dua kalimat syahadat.
Prosesi pernikahan yang dihadiri oleh pemuka agama Islam tersebut semakin memperkuat dugaan publik mengenai kebenaran kabar tersebut.
Meskipun desas-desus tentang hal tersebut terus menggelinding, tapi Roberto Carlos belum memberikan pernyataan apa pun. Ia belum membantah maupun membenarkan. Benarkah sang legenda mendapatkan hidayah lewat rasa cintanya kepada Souhaila? Entahlah.
