Home News Daerah Masyarakat Mulai Aspal Jalan Enang-Enang Bertahap Secara Swadaya

Masyarakat Mulai Aspal Jalan Enang-Enang Bertahap Secara Swadaya

Warga Mulai Aspal Jalan Enang-Enang Bertahap Secara Swadaya
Pengaspalan ruas jalan Enang-Enang di Gampong Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bener Meriah– Ruas Jalan Enang-Enang di Gampong Arul Cincin, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, mulai diaspal setelah mengalami kerusakan akibat banjir dan longsor yang terjadi pada 26 November 2025 lalu. Pekerjaan perbaikan tersebut dilakukan secara swadaya oleh warga dan dikerjakan secara bertahap.

Pengaspalan dilakukan untuk mempermudah akses kendaraan, terutama kendaraan pengangkut material, agar dapat melintas tanpa hambatan.

Koordinator pelaksana, Syahrial Abadi, mengatakan pihaknya menargetkan seluruh ruas jalan yang diperbaiki dapat rampung dalam beberapa hari ke depan. Namun, pelaksanaan pekerjaan sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.

Menurutnya, apabila hujan terus turun, proses pengaspalan dan pekerjaan lainnya terpaksa harus ditunda hingga kondisi memungkinkan untuk dilanjutkan.

“Kami dahulukan pengaspalan jalan. Sambil itu kami bangun talud penahan tanah biar jalan aman dilintasi,” ujar Mukim Syahrial Abadi, Sabtu (20/6/2026).

Selain pengaspalan, warga juga mulai membangun talud penahan tanah di sejumlah titik yang dianggap rawan. Pembangunan talud dinilai penting karena sebagian material tanah di sisi jalan telah terbawa longsor, sehingga berpotensi mengancam badan jalan apabila tidak segera ditangani.

Syahrial menjelaskan, pembangunan talud dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan dana. Langkah tersebut dilakukan agar pekerjaan tetap berjalan dan kebutuhan material dapat dipenuhi sesuai kebutuhan di lapangan.

Ia menyebutkan kondisi kerusakan di beberapa titik cukup terlihat, terutama setelah melewati tanjakan pertama. Di lokasi tersebut, sebagian tanah pada sisi kanan jalan telah hilang akibat longsor yang terjadi sebelumnya.

Baca juga: Tajuk Enang-Enang dan Sinkhole Pondok Balik Belum Aman

“Saat turun dari tanjakan pertama sudah kelihatan tanah di sisi kanan jalan habis terbawa longsor. Tapi butuh biaya besar untuk menanggulanginya,” jelasnya.

Selama proses perbaikan berlangsung, masyarakat masih dapat menggunakan jalur alternatif melalui Simpang Werlah yang tembus ke Simpang Lancang di Kecamatan Pintu Rime Gayo.

Jalur tersebut menjadi pilihan sementara bagi pengguna jalan hingga pekerjaan pengaspalan dan pembangunan talud di Jalan Enang-Enang selesai dikerjakan.

BPJN Aceh: Jembatan Enang-Enang Dibangun Permanen pada 2027

Sementara itu, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh mengatakan jembatan dan jalan di kawasan Enang-Enang direncanakan akan dibangun secara permanen pada 2027. Saat ini masyarakat masih dapat menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan pemerintah.

“Jadi Enang-Enang itu sebenarnya sudah kita programkan di 2027,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPJN Aceh, Zulkarnaini mengutip ANTARA pada Minggu (21/6/2026).

Menurut Zulkarnaini, pihak BPJN telah bertemu dengan Bupati Bener Meriah dan masyarakat terkait pembangunan akses tersebut.

Zulkarnaini menambahkan, pembangunan permanen Jembatan Enang-Enang memerlukan waktu karena harus melalui kajian teknis khusus mengingat lokasinya berada di kawasan lereng gunung.

BPJN Aceh juga mengimbau masyarakat untuk tidak melintasi jembatan yang rusak dengan kendaraan bermuatan karena belum ada jaminan keamanan untuk penggunaannya.

Previous articleAAAFI Lantik Pengurus Baru 2026–2031, Jan Samuel Maringka Tegaskan Pendekatan Forensik Hukum Terpadu
Next articlePenyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here