Home News Bupati Bireuen Pastikan Layanan Kesehatan Sudah Kembali Normal

Bupati Bireuen Pastikan Layanan Kesehatan Sudah Kembali Normal

Bupati Bireuen Pastikan Layanan Kesehatan Sudah Kembali Normal
Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T, memastikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sudah kembali normal pascabencana banjir dan tanah longsor yang pada akhir November 2025 lalu.

Langkah percepatan pemulihan ini dilakukan untuk memastikan hak dasar masyarakat, khususnya layanan kesehatan, tetap terpenuhi meskipun bencana sempat mengganggu sejumlah fasilitas publik.

Bupati Mukhlis menegaskan sektor kesehatan menjadi prioritas utama pemkab sejak masa tanggap darurat hingga transisi pemulihan.

Ia mengatakan pelayanan medis tidak boleh terhenti dalam kondisi apa pun, termasuk ketika infrastruktur kesehatan terdampak banjir dan longsor. Ia memastikan seluruh puskesmas, pos kesehatan desa, dan rumah sakit tetap memberikan layanan maksimal, terutama bagi warga yang terdampak langsung bencana.

“Pelayanan kesehatan adalah kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah memastikan seluruh puskesmas, poskesdes, dan rumah sakit tetap memberikan layanan maksimal kepada masyarakat, terutama bagi warga terdampak banjir dan longsor,” ujar Bupati Mukhlis, Kamis (29/1/2026).

Muklis menjelaskan pada saat banjir dan tanah longsor melanda beberapa kecamatan di Kabupaten Bireuen dan mengakibatkan sejumlah puskesmas ikut terdampak, pemerintah daerah segera mengambil langkah darurat dengan mendirikan pos-pos kesehatan sementara.

Kebijakan tersebut dilakukan agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan dan tidak mengalami kendala meskipun bangunan puskesmas dalam kondisi tergenang air dan lumpur.

Untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan, Pemkab Bireuen melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen mengerahkan staf puskesmas yang terdampak bersama tenaga dari puskesmas lain yang tidak terkena bencana.

Baca juga: Penyaluran Beras Tahap II 660 Ton untuk Korban Bencana di Bireuen Tuntas

Proses pembersihan puskesmas dari sisa banjir dan lumpur juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya personel Kodim 0111/Bireuen, TNI Angkatan Laut, Polres, relawan dari Pemerintah Aceh, sejumlah lembaga swadaya masyarakat, mahasiswa, relawan Kementerian Kesehatan RI, tim kerja Kementerian PUPR, serta relawan dari berbagai organisasi lainnya.

Berdasarkan data Dinkes Bireuen, puskesmas yang terdampak banjir dan lumpur meliputi Puskesmas Kecamatan Kuta Blang, Peusangan, Peusangan Siblah Krueng, Jangka, serta Puskesmas Mon Keulayu di Kecamatan Gandapura.

Seluruh puskesmas tersebut kini telah kembali beroperasi secara normal dan melayani masyarakat seperti biasa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr. Irwan, menyampaikan fokus utama layanan kesehatan pascabencana diarahkan pada penanganan penyakit menular, pelayanan kesehatan ibu dan anak, serta pemulihan kesehatan lansia.

Selain itu, pemerintah daerah juga memastikan ketersediaan obat-obatan, vaksin, dan logistik kesehatan dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Upaya normalisasi pelayanan kesehatan ini diharapkan dapat mencegah dampak lanjutan pascabencana serta mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat,” ungkapnya.

Previous articleKronologi Kasus Pemuda Aceh Tengah yang Jadi Terdakwa Usai Tangkap Pencuri Mesin Kopi
Next articleAceh Akhiri Status Darurat Bencana, BBM Tetap Bebas Barcode

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here