
Komparatif.ID, Bireuen – Dosen Universitas Almuslim (Umuslim) telah memasang satu unit PLTS Hibrid di Dusun Bivak,Desa Krueng Simpo,Kecamatan Juli, Bireuen. Serah terima dilakukan pada Rabu, 10 Januari 2026.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hibrid yang dipasang oleh dosen Umuslim bekerja sama dengan Meutuwah Project, merupakan sumber energi listrik alternatif, yang dipadukan antara panel tenaga surya dan baterai/generator listrik.
Ketua Tim Dosen Umuslim Prof. Dr. Halus Satriawan, memilih Dusun Bivak, karena di kawasan itu, listrik belum pulih sejak terjadinya bencana hidrometeorologi pada Rabu, 26 November 2025.
Baca: RUU Energi Baru dan Energi Terbarukan Tanpa Kepastian
Tim dosen Umuslim terdiri dari Prof. Halus Satriawan,Dr. Imam Muslem R, Dr. Muhammad Yanis, MT, serta didampingi Khairunnisak, M.Pd. Mereka berkolaborasi dengan tim relawan Meutuwah Project.
Dusun Bivak merupakan salah satu kawasan di tepian Sungai Peusangan, yang terdampak cukup parah. Daerah tersebut juga sempat terisolir. Listrik PLN belum pulih di kawasan tersebut.
“Sudah lebih sebulan mereka tidak ada aliran arus listrik. Untuk aktivitas penerangan malam hari mereka hanya mengandalkan genset berkapasitas kecil, dengan cadangan BBM yang terbatas,” kata Halus.
Halus menjelaskan, PLTS Hibrid yang mereka pasang dapat digunakan sebagai sumber energi listrik alternatif, sembari menunggu perbaikan listrik PLN.
PLTS Hibrid merupakan satu sistem yang menggabungkan panel surya dengan sumber energi lain seperti baterai, atau generator (genset), untuk menciptakan pasokan listrik yang lebih stabil, andal, dan efisien dengan memanfaatkan energi surya di siang hari.
Proses pemasangan paket PLTS hibrid dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan warga setempat.
”Alhamdulillah pada Rabu (10/1/2026) masyarakat sudah bisa menikmati penerangan dengan sistem PLTS tersebut, masyarakat bisa memanfaatkan sistim PLTS untuk keperluan kebutuhan dasar masyarakat, seperti penerangan dan aktivitas sosial warga lainnya, ujar Prof. Dr. Halus Satriawan.
Usai uji coba, perangkat desa mengetes beberapa lampu dan suara mic meunasah hasil sambungan aliran listrik dari PLTS Hibrid. kemudian dilanjutkan serah terima perangkat dan pemeliharaan kepada kepala desa Krueng Simpo didampingi kepala dusun dan perangkat dusun Bivak.











