Cegah Inflasi, Menu Telur MBG Bakal Diganti Ikan Selama Ramadan

Cegah Inflasi, Menu MBG Telur Bakal Diganti Ikan saat Ramadan
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Jakarta— Program Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan akan mengalami penyesuaian bahan pangan dengan mengganti telur sebagai sumber protein utama menjadi ikan.

Kebijakan ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan harga telur di pasaran yang kerap terjadi menjelang dan selama bulan puasa.

Penyesuaian tersebut dipastikan bersifat sementara dan bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlanjutan program dan stabilitas harga pangan di masyarakat.

Wakil Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, mengatakan keputusan pengalihan menu tersebut telah dibahas dan disampaikan secara internal. Ia menegaskan langkah ini perlu dilakukan agar program MBG tidak ikut memberi tekanan tambahan terhadap permintaan telur di pasar.

“Harus ganti dengan ikan dulu. Sementara harus ngalah yang telurnya,” ujar Nanik melansir CNNIndonesia, Senin (12/1/2026).

Menurut Nanik, BGN juga akan kembali mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh pelaksana program MBG di daerah agar kebijakan ini dapat diterapkan secara seragam. Ia menyebutkan mekanisme penyampaian imbauan tersebut akan dilakukan seperti pada momen sebelumnya.

Baca juga: 36 Hari Pascabanjir, Siswa SLB Tingkeum Manyang Belum Dapat MBG

“Udah, tadi. Nanti kita juga akan himbaukan lagi kayak waktu itu ya, waktu Nataru,” katanya.

Ia menjelaskan BGN memiliki pengalaman dalam menerapkan kebijakan serupa pada periode Natal dan Tahun Baru. Saat itu, penggunaan telur dalam menu MBG dikurangi untuk mencegah kenaikan harga di pasaran yang dapat berdampak pada masyarakat luas.

“Kita bilang jangan banyak pakai telur supaya yang natalan enggak kena harga tinggi. Berhasil loh,” ujar Nanik.

Pada periode tersebut, BGN mengganti sumber protein dengan daging sapi sebagai alternatif. Langkah tersebut dinilai mampu menjaga stabilitas harga telur sekaligus memastikan program MBG tetap berjalan sesuai tujuan pemenuhan gizi.

Berangkat dari pengalaman itu, BGN kembali memilih pendekatan diversifikasi pangan dengan mengganti telur menggunakan ikan selama Ramadan.

“Nah gitu. Jadi kita nanti diversifikasi ke pangan lain,” pungkas Nanik.

Artikel SebelumnyaIkuti Indonesia, Malaysia Juga Blokir Grok AI Milik Elon Musk
Artikel SelanjutnyaAnggaran Numpuk di Setda, APBK 2026 Kota Langsa Dikembalikan Pemerintah Aceh

1 COMMENT

  1. Menu MBG ini harusnya seharusnya “diputar” seperti ini, jika ada bahan pokok yang harganya turun, jadiin menu MBG jadi petani nggak rugi. klo ada bahan pokok yang naik tinggi, ya nggak usah jadiin menu MBG sampai harganya normal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here