Komparatif.ID, Bireuen– Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Kabupaten Bireuen, Rabu siang (14/10/2026). Kondisi tersebut terlihat di Kecamatan Kota Juang, Jeumpa, hingga sejumlah kawasan lainnya dan membuat jarak pandang berkurang. Sebagian warga juga mengeluhkan mata terasa perih akibat kondisi udara yang diselimuti asap.
Pantauan hingga Rabu sore, kabut tipis masih terlihat menyelimuti kawasan pusat Kota Bireuen.
Kemunculan kabut asap sempat membuat sebagian warga menduga kondisi tersebut merupakan tanda akan turun hujan. Namun, setelah beberapa jam berlalu, cuaca tetap panas dan kabut belum sepenuhnya menghilang.
Riki, warga Kecamatan Jeumpa, mengatakan kondisi serupa mulai dirasakan sejak siang hari. Ia mengaku matanya terasa perih ketika berada di luar ruangan. “Dari tadi siang mata perih, seperti kurang tidur,” kata Riki.
Menurutnya, pada awalnya warga mengira kabut tersebut merupakan pertanda hujan akan turun. Namun, hingga sekitar lima jam kemudian, kondisi belum menunjukkan perubahan berarti.
Kabut asap juga dilaporkan terlihat di Kecamatan Peudada. Kawasan pegunungan di wilayah tersebut tampak tertutup asap cukup tebal sehingga pandangan ke arah gunung tidak terlihat dengan jelas.
Baca juga: Bupati Bireuen Luncurkan ILP, Pelayanan Kesehatan Berbasis Siklus Hidup
Kondisi kabut yang menyelimuti sejumlah wilayah tersebut masih menjadi perhatian masyarakat. Hingga Rabu sore, belum diketahui secara pasti sumber maupun penyebab munculnya kabut asap tersebut.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T., mengatakan pihaknya belum menerima informasi resmi mengenai penyebab munculnya kabut asap di sejumlah wilayah Bireuen.
Marwan mengaku juga melihat kondisi berkabut di kawasan persawahan Blang Bladeh yang berada tidak jauh dari lokasi kantornya. Namun, pihaknya belum dapat memastikan apakah kondisi tersebut berkaitan dengan faktor alam atau terdapat faktor lain.
“Saat ini kami belum menerima pemberitahuan apa pun terkait kabut asap, apakah alami atau tidak, namun tim di lapangan akan terus memantau,” ujar Marwan melalui sambungan telepon.
Menurut Marwan, pemantauan masih dilakukan untuk mengetahui perkembangan kondisi di lapangan. BPBD Bireuen juga masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai sumber kabut asap yang terlihat di beberapa kawasan.




