Thursday, 15 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Olahraga

Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026

Jangka Juara Piala Bupati Bireuen 2026
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis ST didampingi Wakil Bupati Razuardi Ibrahim saat menyerahkan trofi juara pertama Piala Bupati Bireuen 2026 kepada tim Kecamatan Jangka. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Tim Kecamatan Jangka berhasil meraih gelar juara Piala Bupati Bireuen 2026 setelah menundukkan Kecamatan Gandapura melalui adu penalti dengan skor 4-2 dalam pertandingan final di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Bireuen, Kamis (15/10/2026) sore.

Pertandingan yang disaksikan langsung Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., tersebut berlangsung ketat sejak menit awal. Kedua tim bermain cukup hati-hati sehingga pertandingan berjalan dengan tempo relatif lambat dan minim peluang sepanjang babak pertama.

Turnamen sepak bola yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Bireuen itu diikuti 17 tim yang mewakili 17 kecamatan. Kompetisi telah berlangsung sejak Minggu (27/9/2026) dan berakhir dengan pertandingan final pada Kamis sore.

Pada babak pertama, baik Jangka maupun Gandapura belum mampu menciptakan peluang yang benar-benar membahayakan gawang lawan. Kedua kesebelasan lebih banyak membangun permainan dari lini tengah dan berhati-hati dalam melakukan serangan.

Memasuki babak kedua, Jangka mulai menemukan ritme permainan. Tim yang dikenal mengandalkan permainan tiki-taka tersebut tampil lebih agresif dan memberikan tekanan kepada Gandapura. Sejumlah serangan mulai dibangun untuk mencari celah di lini pertahanan lawan.

Namun, hujan deras yang mengguyur lapangan sekitar 15 menit menjelang pertandingan berakhir membuat kedua tim kembali kesulitan mengembangkan permainan. Kondisi lapangan yang basah turut memengaruhi aliran bola dan membuat peluang yang tercipta tetap terbatas.

Petaka bagi Gandapura terjadi pada menit ke-62. Penjaga gawang mereka harus menerima kartu merah setelah melakukan tekel terhadap Dek Gam Aziz yang sudah berada dalam posisi satu lawan satu.

Insiden tersebut bermula dari umpan panjang Rian Nok dari lini tengah yang mengarah kepada Dek Gam Aziz. Memanfaatkan kecepatannya, Dek Gam Aziz berhasil melepaskan diri dari kawalan pemain belakang Gandapura.

Melihat situasi tersebut, penjaga gawang Gandapura keluar dari kotak penalti untuk menghentikan pergerakan Dek Gam Aziz. Namun, tekel keras yang dilakukan membuat wasit Khairuddin Cureh langsung mengeluarkan kartu merah.

Gandapura kemudian harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain. Meski unggul jumlah pemain, Jangka belum mampu memanfaatkan situasi tersebut untuk mencetak gol hingga waktu normal berakhir. Skor 0-0 bertahan hingga peluit panjang. Pertandingan pun harus ditentukan melalui adu penalti.

Baca juga: Bireuen Mencintai Sepak Bola

Dalam drama tos-tosan tersebut, dua penendang pertama Gandapura gagal menjalankan tugas dengan sempurna. Dari lima penendang Jangka, hanya Nanda Kuala yang gagal mengeksekusi penalti. Jangka akhirnya memenangkan adu penalti dengan skor 4-2 sekaligus memastikan gelar juara Piala Bupati Bireuen 2026.

Kegembiraan warga Jangka semakin lengkap setelah panitia mengumumkan Wais Akarni sebagai pemain terbaik turnamen. Pemain berusia 19 tahun kelahiran Jangka Alue tersebut dinilai tampil impresif sepanjang kompetisi.

Wais Akarni turut berkontribusi dalam perjalanan Jangka menuju final, termasuk mencetak gol penyelamat ketika menghadapi Kota Juang pada babak semifinal. Ia juga mencatatkan satu assist saat Jangka menyingkirkan Jeunib di babak delapan besar.

Seusai pertandingan dan pembagian trofi, manajer Tim Kecamatan Jangka, Tu Bugak, mengungkapkan rasa haru atas pencapaian yang diraih timnya. Ia menyebut keberhasilan tersebut bukan hanya milik manajemen maupun pemain, tetapi juga seluruh masyarakat Kecamatan Jangka.

“Kemenangan ini bukan saja milik pemain dan ofisial, tapi untuk seluruh masyarakat Jangka,” ujarnya.

Dalam turnamen tersebut, Jangka berhak menerima hadiah sebesar Rp35 juta sebagai juara pertama. Sementara Gandapura sebagai juara kedua memperoleh hadiah Rp20 juta.

Adapun juara ketiga bersama diraih Kecamatan Kota Juang dan Kecamatan Samalanga. Kedua tim masing-masing mendapatkan hadiah sebesar Rp2 juta.

Sementara penghargaan pencetak gol terbanyak atau top scorer diberikan kepada sejumlah pemain yang masing-masing mencetak dua gol. Mereka adalah Putra dari Kecamatan Gandapura, M. Yasir dan Alfarizi dari Kecamatan Kota Juang, Abdul dan Lambak dari Kecamatan Samalanga, Ilham dan Adidian dari Kecamatan Peusangan, serta Nasir Alabi dari Kecamatan Makmur.

Pertandingan final tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bireuen, Ketua DPRK Bireuen, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, para pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator, para camat, insan olahraga, tokoh masyarakat, wasit, pelatih, ofisial, atlet, serta panitia pelaksana.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *