Komparatif.ID,Banda Aceh – CEO Trans Continent Ismail Rasyid, turun tangan membantu biaya pendidikan untuk empat mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh. Ismail Rasyid merupakan pengusaha multimoda dan supply chain management yang berkiprah lintas benua, menaruh perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia.
Begitu USK membuka Program Beasiswa Orang Tua Asuh Rumah Amal Majid Jamik Universitas Syiah Kuala, Dr.Ismail Rasyid., S.E., M.Mtr., langsung menyatakan kesediaannya membiayai pendidikan untuk empat mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) USK, Rabu, 14 Oktober 2026,Ismail Rasyid menghadiri secara langsung proses wawancara dan penyerahan beasiswa secara simbolis.
BACA: Gubernur Gorontalo Minta Ismail Rasyid Perluas Investasi
Dalam rapat tersebut juga hadir Dekan FEB USK Dr. A. Sakir, S.E., M.M., CFRM beserta jajaran, pengurus Rumah Amal Masjid Jamik USK, serta empat mahasiswa penerima manfaat, yang terdiri atas tiga mahasiswa FEB USK dan satu mahasiswa Fakultas Kedokteran USK.
Dekan FEB USK Dr. Sakir, menyebutkan partisipasi Ismail Rasyid selaku alumnus Fakultas Ekonomi yang juga anggota Majelis Wali Amanat (MWA), bukan semata berupa dukungan finansial. Keterlibatan sang pengusaha asal Matangkuli, Aceh Utara, tersebut, menunjukkan dukungan untuk peningkatan kualitas pendidikan anak bangsa yang berasal dari kalangan akar rumput.
“Melalui wawancara langsung, Pak Is berkesempatan mendengar pengalaman, kebutuhan, serta tantangan yang dihadapi para penerima manfaat selama menjalani perkuliahan,” sebut Dr.A. Sakir.
Sementara itu, Dr. Ismail Rasyid.,S.E.,M.Mtr., menyampaikan pendidikan merupakan modal bagi setiap manusia, sebagai modal untuk bertumbuh dan bergerak di dalam dunia yang kompetitif. Tanpa pendidikan memadai, anak bangsa akan kesulitan bersaing.
Pendidikan merupakan investasi penting. kehadirannya memberikan dukungan langsung, merupakan ikhtiar bersama, supaya anak-anak dari kalangan ekonomi lemah, juga memiliki dukungan untuk menuntaskan studi.
Ia memberikan wejangan, pendidikan merupakan salah satu jalan untuk membuka kesempatan hidup lebih baik. Ismail Rasyid berharap bantuan yang ia berikan, dapat meringankan beban mahasiswa. Semoga dengan adanya dukungan tersebut, semangat mereka dalam menimba ilmu semakin terpacu. Semoga ke depan, mereka juga dapat tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan memberikan manfaat bagi banyak orang.
Dr. Allayli, S.Pt., M.Si.,yang ikut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan, Program Beasiswa Orang Tua Asuh merupakan salah satu ikhtiar Rumah Amal Masjid Jamik USK dalam menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, donatur berperan sebagai orang tua asuh dengan memberikan dukungan biaya hidup secara berkala agar mahasiswa dapat memenuhi kebutuhan dasar selama menempuh pendidikan.
Ia juga memberikan apresiasi atas dukungan yang dilakukan oleh Ismail Rasyid. Menurutnya, kepedulian para donatur merupakan bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga filantropi perlu terus diperkuat agar dukungan pendidikan dapat menjangkau mahasiswa yang membutuhkan secara lebih luas dan tepat sasaran.




