Komparatif.ID, Jakarta– Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) mulai mematangkan persiapan Musyawarah Nasional (Munas) ke-V yang dijadwalkan berlangsung pada 27–29 November 2026.
Dalam agenda Pra Musyawarah Nasional (Pra Munas) yang digelar di Sunlake Hotel, Sunter, Jakarta, pada 30–31 Oktober 2026, seluruh peserta sepakat kembali mengusung Sudaryono sebagai calon tunggal Ketua Umum APPSI periode 2026–2031.
Pra-Munas tersebut dihadiri 21 pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APPSI dari seluruh Indonesia serta ratusan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dari berbagai provinsi dan kabupaten/kota.
Dalam sambutannya, Sudaryono mengungkapkan dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan para pengurus APPSI di berbagai daerah. Kedekatan tersebut, menurutnya, terbentuk selama lima tahun terakhir melalui berbagai kegiatan organisasi, termasuk kunjungan ke pasar tradisional dan pertemuan langsung dengan para pedagang.
Ia mengatakan, selama menjalankan tugas sebagai Ketua Umum APPSI, dirinya kerap mengunjungi sejumlah daerah dengan didampingi pengurus DPW dan DPD. Dalam kunjungan tersebut, mereka bertemu pedagang untuk mendengarkan aspirasi serta mengetahui persoalan yang dihadapi di lapangan.
Baca juga: Sudaryono Lantik TA Khalid sebagai Ketua HKTI Aceh
“Saat saya berkunjung ke pasar-pasar, saya selalu ditemani pengurus DPW dan DPD. Kita ini punya ikatan emosional karena banyak pengalaman yang saya dapat. Saya ini bukan siapa-siapa, nggak ada yang kenal dengan saya, tapi kita bersama-sama bekerja untuk pedagang, mendengar mereka semua. Ada suatu kesan sendiri,” tutur Sudaryono, Minggu (1/11/2026).
Ia juga mengenang kebersamaan dengan jajaran pengurus daerah yang selama ini ikut membangun dan menjalankan organisasi. Pengalaman turun langsung ke pasar serta berinteraksi dengan pedagang menjadi bagian penting dalam perjalanan APPSI memperjuangkan kepentingan pedagang pasar tradisional.
Sementara itu, Ketua Harian APPSI, Don Muzakir, menjelaskan Pra-Munas telah menetapkan jadwal pelaksanaan Munas ke-V pada 27–29 November 2026. Dengan penetapan jadwal tersebut, organisasi memiliki waktu untuk mempersiapkan seluruh agenda yang akan dibahas dalam forum nasional.
Menurut Don Muzakir, Pra Munas tidak hanya membahas calon ketua umum, tetapi juga menampung berbagai masukan dan usulan dari pengurus daerah. Berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan pembahasan dalam Munas ke-V.




