Friday, 16 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

Usulan Bupati Bireuen Terealisasi, Kemendagri Pinjamkan 5 Ekskavator untuk Tangani Banjir

Usulan Bupati Bireuen Terealisasi, Kemendagri Pinjamkan 5 Ekskavator untuk Tangani Banjir
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Usulan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendukung penanganan banjir akhirnya terealisasi. Sebanyak lima unit alat berat diserahkan Kemendagri kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dengan skema pinjam pakai untuk mendukung pengerukan sungai, lahan pertanian, dan tambak terdampak banjir.

Penyerahan dan penandatanganan Berita Acara Serah Terima Pinjam Pakai lima unit alat berat tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Bireuen, Kamis (15/10/2026). Bupati Mukhlis menerima bantuan tersebut didampingi Wakil Bupati Bireuen, Ir. Razuardi, S.T., M.T.

Bantuan alat berat tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemerintah Kabupaten Bireuen kepada Kemendagri untuk mendapatkan minimal lima unit ekskavator.

Alat berat tersebut akan digunakan untuk mendukung kegiatan penanganan dan pencegahan banjir di sejumlah wilayah yang membutuhkan pengerukan serta pembersihan endapan lumpur.

Kegiatan penyerahan turut dihadiri Sekretaris BPBD Kabupaten Bireuen, Camat Simpang Mamplam, Camat Peusangan Siblah Krueng, serta tim Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Kemendagri.

Lima alat berat yang diserahterimakan terdiri atas dua unit ekskavator long arm dan tiga unit ekskavator biasa jenis PC 200. Seluruh alat berat tersebut diserahkan dalam kondisi baik dan lengkap untuk selanjutnya dimanfaatkan sesuai kebutuhan penanganan di lapangan.

Berita Acara Serah Terima Pinjam Pakai ditandatangani Kepala Biro Umum selaku Kuasa Pengguna Barang Sekretariat Jenderal Kemendagri, Dr. Asmawa, AP., M.Si., selaku pihak pertama, dengan Bupati Bireuen, Ir. Mukhlis, S.T., selaku pihak kedua.

Dari lima unit tersebut, dua ekskavator long arm dan dua ekskavator biasa akan dioperasikan di kawasan Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng. Sementara satu unit ekskavator biasa akan ditempatkan di Kecamatan Simpang Mamplam, tepatnya di Gampong Rheum Barat.

Tim Satgas PRR Kemendagri, Putu W. A.A. Pratama dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemendagri, mengatakan tiga unit alat berat telah tiba di lokasi. Sementara dua unit lainnya masih dalam perjalanan pada Kamis sore hingga malam karena mengalami keterlambatan keberangkatan dari lokasi asal.

Dalam arahannya, Bupati Mukhlis meminta agar pengoperasian alat berat dilakukan secara terstruktur sehingga bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal. Pengaturan tersebut mencakup jam kerja, kebutuhan bahan bakar, konsumsi operator, hingga penjagaan alat berat selama berada di lokasi pekerjaan.

Baca juga: Sufyannur Temui DPRA dan BWS Sumatera I Bahas DAS Krueng Peusangan

Bupati juga meminta disiapkan tiga personel yang saling terhubung dalam pengoperasian dan pengawasan kegiatan, termasuk satu orang yang selalu berada di lapangan. Pengaturan tersebut diperlukan untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan dan alat berat tetap terjaga selama digunakan.

Pekerjaan pada malam hari direncanakan berlangsung efektif selama kurang lebih satu bulan. Fokus pekerjaan diarahkan pada pembersihan slime atau endapan lumpur sehingga kapasitas aliran dapat kembali lebih optimal di lokasi yang menjadi sasaran pengerukan.

Pengoperasian alat berat tersebut dijadwalkan mulai efektif pada Sabtu. Pemerintah Kabupaten Bireuen selanjutnya akan mengatur penggunaan alat berdasarkan kebutuhan di lapangan dan lokasi yang telah ditentukan.

Bupati Mukhlis menyampaikan terima kasih kepada Kemendagri atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen. Menurutnya, tambahan alat berat tersebut diharapkan dapat mempercepat pekerjaan pengerukan dan pembersihan di sejumlah wilayah yang membutuhkan penanganan.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *