BREAKING
Daerah

Difasilitasi TA Khalid, Air Buangan RWI PT PIM Dimanfaatkan untuk Sawah di Kuta Blang

Difasilitasi TA Khalid, Air Buangan RWI PT PIM Dimanfaatkan untuk Sawah di Kuta Blang
Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, TA Khalid, saat meninjau fasilitas pembuangan air Raw Water Intake milik PT PIM di di Gampong Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen. Foto: Komparatif.ID/Rizal Bank Pineung.

Komparatif.ID, Bireuen— Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Ir. H. TA Khalid, M.M., mengapresiasi PT Pupuk Indonesia yang memfasilitasi kebutuhan air untuk persawahan seluas 346 hektare di Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen.

Air buangan dari fasilitas Raw Water Intake milik PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) —anak perusahaan PT Pupuk Indonesia, dimanfaatkan untuk membantu kebutuhan pengairan sawah petani di Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen.

Adapun gampong yang disebut akan memperoleh manfaat dari upaya distribusi air tersebut meliputi Blang Mee, Kulu, Geulanggang Meunje, Geulanggang Rayeuk, Ule Pusong, Babah Suak, Samuti Aman, dan Samuti Rayeuk.

Pemanfaatan air tersebut menjadi salah satu upaya mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, terutama bagi petani yang membutuhkan pasokan air untuk mengelola sawah mereka.

TA Khalid mengatakan, upaya tersebut berawal dari informasi Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen, Mulyadi, S.E., M.S.M., serta Ketua Tani Merdeka Kecamatan Kuta Blang, Muhammad Rizal atau yang akrab disapa Pak Mong.

“Berbekal informasi dari Pak Kadistanbun Bireuen dan Pak Mong Ketua Tani Merdeka Kecamatan Kuta Blang, hari ini saya wujudkan pertemuan dengan Direksi PT Pupuk Indonesia. Alhamdulillah membuahkan hasil,” ujar TA Khalid saat meninjau RWI, Minggu (11/10/2026).

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen, Mulyadi, turut menyampaikan terima kasih kepada TA Khalid yang telah membantu memfasilitasi kebutuhan air petani. Ia juga mengapresiasi PT Pupuk Indonesia yang diharapkan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Menurut Mulyadi, sebelumnya air buangan dari kawasan perusahaan dialirkan ke sungai. Kini, aliran tersebut dimanfaatkan melalui jaringan yang dibangun untuk mendistribusikan air ke persawahan warga.

Ia berharap pemerintah gampong dan masyarakat dapat menjaga serta memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya agar ketersediaan air yang diupayakan dapat mendukung kegiatan pertanian.

“Harapan saya kepada Pak Keuchik Blang Me dan warga sekitar, tolong manfaatkan air yang telah disediakan sebaik mungkin,” kata Mulyadi.

Baca juga: Temui Nelayan di Jeunieb, TA Khalid Jelaskan Mengapa Usulan Bantuan Bisa Mandek

Direktur Operasi dan Produksi PT Pupuk Indonesia, Guntur Prasetiyo, menjelaskan hubungan antara perusahaan dan petani telah terjalin secara harmonis, terutama setelah bencana hidrometeorologi

Perusahaan juga berencana menambah debit air agar distribusinya dapat menjangkau Gampong Blang Mee dan wilayah gampong di sekitarnya.

“Dengan hadirnya TA Khalid dan Kadistanbun Bireuen, kami lebih semangat menambah debit air. Karena jaringannya akan terkoneksi langsung ke Gampong Blang Me dan tetangga sekitarnya,” jelasnya.

Fasilitas Raw Water Intake (RWI) di kawasan PT Pupuk Iskandar Muda berfungsi untuk pengelolaan dan penyaluran air baku, termasuk untuk kebutuhan air proses dan operasional pabrik.

Pemanfaatan aliran air untuk membantu pengairan sawah masyarakat di sekitar wilayah perusahaan menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap kebutuhan pertanian setempat.

Ketua Tani Merdeka Kecamatan Kuta Blang, Muhammad Rizal, menyampaikan apresiasi kepada TA Khalid, Dinas Pertanian dan Perkebunan Bireuen, PT Pupuk Indonesia, serta Pemerintah Gampong Blang Mee atas dukungan tersebut.

“Dengan kebersamaan, kita berhasil meringankan beban masyarakat, kini mereka tidak merasa was-was lagi saat menanam padi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *