BREAKING
Daerah

Polresta Banda Aceh Selidiki Dugaan Bullying di SMAN 3

Polresta Banda Aceh Selidiki Dugaan Bullying di SMAN 3 Banda Aceh
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Polresta Banda Aceh menyelidiki laporan dugaan bullying dan penganiayaan terhadap seorang siswa di lingkungan SMAN 3 Banda Aceh. Laporan tersebut disampaikan pihak keluarga korban ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Banda Aceh pada Senin (21/9/2026) siang.

Kasatreskrim Polresta Banda Aceh Kompol Miftahuda Dizha Fezuono mengatakan, laporan tersebut kini masih dalam proses penyelidikan oleh Unit IV Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Banda Aceh. Polisi masih mendalami keterangan korban untuk mengetahui secara jelas rangkaian kejadian yang dilaporkan.

“Untuk saat ini masih pendalaman keterangan dari korban. Nanti akan kami berikan surat panggilan kepada para saksi dan pihak sekolah untuk memberikan keterangan,” kata Kompol Dizha, Selasa (22/9/2026) siang.

Ia menjelaskan, dugaan penganiayaan terhadap anak tersebut terjadi pada Jumat (18/9/2026). Namun, polisi masih mendalami rangkaian kejadian berdasarkan keterangan korban.

Menurut Kompol Dizha, penyidik Unit IV PPA saat ini masih meminta keterangan dari korban untuk mengetahui secara jelas peristiwa yang dilaporkan.

“Untuk saat ini masih pendalaman keterangan dari korban. Nanti akan kami berikan surat panggilan kepada para saksi dan pihak sekolah untuk memberikan keterangan,” ujarnya.

Baca juga: Siswa SMAN 3 Banda Aceh Diduga Dikeroyok Kakak Kelas

Pemeriksaan terhadap korban, saksi, serta pihak-pihak terkait dilakukan untuk membuat terang perkara tersebut. Polisi juga masih mengumpulkan informasi dan alat bukti yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Polresta memastikan penanganan perkara tersebut masih berlangsung. Perkembangan kasus akan disampaikan setelah penyidik memperoleh informasi dan alat bukti yang cukup.

Sebelumnya, seorang siswa diduga menjadi korban perundungan dan pengeroyokan oleh sejumlah siswa di lingkungan SMAN 3. Korban disebut mengalami luka pada sejumlah bagian tubuh setelah diduga mendapat kekerasan dari kakak kelasnya.

Menurut keterangan keluarga, korban dipanggil ketika jam belajar berlangsung dan kemudian dibawa ke bagian belakang sekolah. Di lokasi tersebut, korban diduga mengalami pemukulan yang dilakukan oleh sejumlah siswa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *