Home News Daerah Aceh Sabet Perak, Perunggu, dan Gelar Wasit Terbaik di Kejurnas Kempo 2026

Aceh Sabet Perak, Perunggu, dan Gelar Wasit Terbaik di Kejurnas Kempo 2026

Aceh Sabet Perak, Perunggu, dan Gelar Wasit Terbaik di Kejurnas Kempo Bali 2026!
(Ki-ka) M. Daffa Arif Anhadinur, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FKI, Yasonna Laoly, Rahmad, dan Haspriadi (Acong). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Buleleng– Kontingen Pengurus Provinsi Federasi Kempo Indonesia (Pengprov FKI) Aceh sukses mempertahankan tradisi medalinya dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) FKI 2026.

Bertanding di GOR Jenggala Kampus Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), Singaraja, Kabupaten Buleleng, Bali pada 8–11 Juli 2026, tim berkekuatan minimalis ini berhasil membawa pulang satu medali perak, satu perunggu, dan satu penghargaan individu bergengsi.

Kejurnas FKI 2026 yang diikuti oleh atlet dari 17 provinsi di Indonesia ini dibuka resmi oleh Ketua KONI Bali sekaligus Wakil Gubernur Bali, I Nyoman Giri Prasta. Sementara prosesi penutupan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FKI, Yasonna Laoly.

Aceh mengirimkan total empat delegasi yang terdiri dari dua atlet, satu wasit, dan satu pelatih. Meski kalah jumlah dari provinsi lain, efektivitas performa tim Serambi Mekkah di atas matras patut diacungi jempol.

Medali perak sukses disabet oleh Rahmad, seorang guru olahraga (PJOK) dari SMAN 1 Calang, Kabupaten Aceh Jaya. Bertanding di kelas 65 kg, Rahmad harus puas menempati podium kedua nasional setelah memberikan perlawanan maksimal di babak final melawan atlet tangguh asal Jambi.

Sementara itu, medali perunggu dipersembahkan oleh M. Daffa Arif Anhadinur, mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) Banda Aceh.

Daffa yang turun di Kelas Komite (Fighter) alias kelas bebas 70 kg ke atas, menyumbang medali setelah langkahnya terhenti di babak semifinal usai laga sengit melawan atlet perwakilan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Tidak hanya di sektor atlet, prestasi membanggakan juga lahir dari korps pengadil. Wasit asal Aceh, Haspriadi (Acong), resmi dinobatkan sebagai Wasit Terbaik dalam kejurnas edisi kali ini berkat kepemimpinannya yang dinilai paling adil dan tegas.

Baca juga: Pidie Panen Tiket PORA 2026, Kempo dan Wushu Lolos Sempurna

Jaga Tradisi Medali dan Tatap Banten 2027

Ketua Pengprov FKI Aceh, Meurah Budiman, mengaku sangat senang dan mengapresiasi tinggi capaian yang diraih oleh para atlet serta wasitnya. Ia menegaskan bahwa hasil ini membuktikan kualitas ksatria kempo Aceh mampu bersaing di level nasional.

“Hasil ini luar biasa, namun kalau bisa harus kita tingkatkan lagi ke depannya,” ujar Meurah Budiman, Selasa (14/7/2026).

Keberhasilan di Bali ini sekaligus memperpanjang rekor impresif FKI Aceh. Dalam lima kali penyelenggaraan Kejurnas FKI secara berturut-turut, Aceh tercatat tidak pernah absen membawa pulang medali ke tanah rencong, termasuk raihan satu emas dan satu perunggu pada pelaksanaan tahun lalu.

Pada akhir klasemen Kejurnas FKI 2026, Provinsi NTT keluar sebagai Juara Umum 1, disusul oleh tuan rumah Bali di peringkat kedua, dan Jambi di peringkat ketiga.

Setelah dari Bali, Pengprov FKI Aceh kini langsung mengalihkan fokus untuk mempersiapkan diri menyambut Kejurnas FKI tahun depan yang akan diselenggarakan di Provinsi Banten.

Previous articleDisdik Aceh Gandeng Densus 88 Cegah Paham IRET di Sekolah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here