BREAKING
Olahraga

Kalah Beruntun 5 Kali, Venezia Terbenam di Dasar Klasemen Serie A Awal Musim

Kalah Beruntun 5 Kali, Venezia Terbenam di Dasar Klasemen Serie A Awal Musim
Foto: Venezia FC.

Komparatif.ID, Venezia— Nasib Venezia F.C di Serie A musim ini benar-benar-benar buruk. Dalam liga di awal musim 2026/2027, Venezia belum menang sekalipun.

Berhasil menjadi juara Serie B musim 2025/2026, membawa Venezia kembali ke Serie A. Manajemen pun memasang target mampu bertahan di Serie A musim depan. Tidak lagi sebagai tim yang sekadar numpang lewat. Akan tetapi target tersebut sepertinya sulit dicapai. Karena dalam lima pertandingan yang telah dilakoni, tak sekalipun Venezia F.C menang. Bahkan seri pun tidak.

I Lagunari digasak Lazio pada pekan ke-5 di Stadion Pier Luigi Penzo, Minggu, 20 September 2026. Dalam laga tandang itu, anak asuh Giovanni Stroppa kalah 2-0. Mereka pun pulang dengan kepala tertunduk.

Pada pekan pertama, Venezia F.C kalah 0-2 di kandang ketika menjamu U.S Lecce. Kemudian takluk 2-0 dari A.C. Milan, ketika mereka bertandang ke San Siro. Selanjutnya kalah 2-3 ketika bertanding melawan Frosinone Calcio di Stadion Benito Stirpe.Selanjutnya kalah lagi ketika menjamu A.C. Fiorentina dengan skor 2-4.Terakhir takluk ketika melawan Lazio. Total kebobolan gawang mereka mencapai 13 gol. Sementara mereka hanya mampu menjebloskan gol 4 butir ke gawang lawan.

Lima kekalahan beruntun menjadi rapor merah yang harus segera dievaluasi oleh sang pelatih, Giovanni Stroppa.

Menurut hasil analisis, masalah utama Fenezia F.C musim ini terletak di sektor pertahanan. Gawang yang dikawal Filip Stanković tidak mendapatkan perlindungan maksimal karena lini pertahanan klub tersebut melemah di 30 menit terakhir laga.

Analis menyimpulkan terjadinya penurunan konsentrasi dan stamina yang sagat drastis dari lini bawah Fenezia F.C, di masa-masa krusial. Akibatnya, mereka menjadi bulan-bulanan AC Milan dan Fiorentina. Bahkan mereka menjadi bulan-bulanan runner up Serie B musim lalu, Frosinone Calcio. Sungguh memalukan.

Baca juga: PSPS Pekanbaru Kalahkan Persiraja 2-1

Bukan hanya lini belakang, di garis depan skuad Venezia F.C juga bermasalah. Mereka tumpul dan kurang klinis. Para penyerang baru mampu menciptakan empat gol dari lima pertandingan.

Puncak dari rasa frustrasi ini terlihat jelas pada laga terbaru melawan S.S. Lazio di Stadio Pier Luigi Penzo.Pada pertandingan itu Venezia memiliki peluang emas untuk mengubah jalannya pertandingan lewat titik putih di babak pertama. Namun, eksekusi penalti dari John Yeboah berhasil digagalkan oleh kiper Lazio, Christos Mandas.

Kegagalan tersebut diwarnai sedikit ketegangan di lapangan. Mengapa? Karena striker Lion Lauberbach sebenarnya juga meminta untuk menjadi eksekutor sebelum Stroppa menginstruksikan Yeboah dari pinggir lapangan.

Kegagalan memanfaatkan peluang ini berujung fatal karena Lazio justru berhasil mencuri dua gol di babak kedua.

Pelatih Venezia F.C di Ujung Tanduk

Tanpa mendapatkan satu poin pun, posisi Giovanni Stroppa di kursi pelatih utama berada di ujung tanduk. Dia bahkan sudah mengakuinya, bahwa sedang menghadapi risiko pemecatan.Meskipun demikian ia mengatakan bahwa performa skuadnya tidak seburuk yang tercatat di angka klasemen.

“Klasemen saat ini tidak mencerminkan performa kami yang sebenarnya, namun kami harus bisa memanfaatkan peluang yang ada,” ujar Stroppa usai laga melawan Lazio.

Bukan hanya di Serie A, nasib buruk Venezia F.C juga terjadi di Coppa Italia. Perjalanan mereka di babak 32 besar telah berakhir setelah takluk dari Udenese Calcio dengan skor 1-2. Klub yang sudah berusia 119 tahun tersebut harus mengakhiri perjalanan terlalu cepat.

Pada pekan keenam Serie A musim ini, Venezia F.C akan bertandang ke Stadion Atleti Azzurri d’Italia, markas Atalanta B.C. apakah I Leoni Alati berpeluang menang? Sulit. Atalanta sudah dua kali menang. Meskipun klub tersebut sudah tiga kali kalah secara beruntun, tapi peluang Venezia F.C hanya 19,2 persen. Sementara peluang Atalanta menang mencapai 58 persen.Peluang draw 22,8 persen.

Stroppa yakin timnya akan meraih point pada partai selanjutnya. Dia menegaskan bahwa apa yang terpampang di papan klasemen saat ini belum menjadi wujud asli tim yang ia asuh. Karena selama pertandingan, performa skuadnya menjanjikan peluang. Mereka akan memanfaatkan jeda panjang internasional, untuk membenahi skuad.

Pertandingan melawan Atalanta menjadi titik penentuan. Bilamana kembali kalah, kemungkinan besar Stroppa langsung angkat koper. Manajemen sedang membahas kemungkinan-kemungkinan yang akan diputuskan setelah pertandingan pada pekan keenam.

Sumber: La Gazetta Dello Sport, Live Score, Football web pages, Verona, ESPN.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *