Komparatif.ID, Jakarta— WorldWineryMap.com resmi diluncurkan dengan basis data interaktif berskala besar yang memetakan wilayah budi daya anggur dan industri wine di berbagai negara. Dalam peta tersebut, Indonesia turut tercatat dengan enam kilang anggur yang masuk dalam pemetaan global.
Platform tersebut memuat data 4.307.699 kebun anggur dan 103.795 kilang anggur yang tersebar di 97 negara. Enam kilang anggur dari Indonesia yang semuanya berada di pulau Bali.
World Winery Map tidak hanya mencantumkan lokasi kilang anggur. Platform ini juga menyediakan informasi spasial mengenai kebun anggur, termasuk ketinggian, radiasi matahari, kemiringan lereng, komposisi tanah, indeks Huglin, serta suhu rata-rata selama musim pertumbuhan tanaman anggur.
Informasi tersebut dapat digunakan untuk melihat karakteristik suatu wilayah yang berkaitan dengan budi daya anggur. Data mengenai batas wilayah wine, lokasi kebun anggur dan kilang anggur, topografi berbasis satelit, serta sejumlah indikator iklim juga tersedia melalui peta tersebut.
Baca juga: Indonesia dan Brunei Puncaki Angka Pengangguran Pemuda di Asia Tenggara
Pendiri World Winery Map, Matija Gavrilović, mengatakan pengembangan platform dilakukan dengan menggabungkan koordinat lokasi dengan berbagai data topografi dan iklim.
Setiap petak kebun anggur dianalisis berdasarkan lokasi geografisnya untuk mendapatkan gambaran yang lebih rinci mengenai kondisi wilayah.
“Untuk setiap petak, kami mengambil koordinat yang tepat lalu menghitung ketinggian, kemiringan, dan arah hadap lereng menggunakan model medan Copernicus GLO-30, kemudian kami menambahkan data iklim di atasnya,” kata Matija Gavrilović, Rabu (28/10/2026)
Menurutnya, untuk petak yang memiliki area lebih luas, pengukuran dilakukan melalui hingga 16 titik kontrol. Dengan metode tersebut, informasi ketinggian dapat ditampilkan sebagai rentang, bukan hanya menggunakan satu angka.
Di lokasi yang memiliki data pendukung, sistem juga menghitung sejumlah parameter lain seperti kemiringan, radiasi matahari, curah hujan, angin, jenis tanah, dan geologi.
Bagi Indonesia, masuknya enam kilang anggur dalam pemetaan tersebut menjadi bagian dari representasi industri wine nasional dalam basis data global.
World Winery Map ditujukan bagi kalangan profesional industri wine sekaligus wisatawan dan pencinta wine. Sistem geolokasi yang terintegrasi memungkinkan pengguna menemukan kilang anggur terdekat dan mendapatkan petunjuk arah menuju lokasi tersebut.
Selain informasi mengenai kilang anggur, pengguna juga dapat menjelajahi wilayah wine secara virtual. Platform ini memetakan 98.719 batas wilayah wine, mulai dari kawasan wine berskala luas hingga petak yang memiliki nama tersendiri.
Di dalamnya terdapat 2.815 wilayah wine resmi, subwilayah, dan apelasi, serta 95.904 lokasi kebun anggur bernama. Pengguna dapat memilih suatu wilayah untuk melihat informasi dasar, batas kawasan, rata-rata curah hujan dan ketinggian, serta sejumlah data budi daya anggur, termasuk indeks Winkler.




