Thursday, 22 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

FISIP UIN Ar-Raniry dan Unsoed Jalin Kerjasama Pengembangan Akademik

FISIP UIN Ar-Raniry dan Unsoed Buka Peluang Joint Research hingga Pertukaran Dosen
Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FISIP UIN Ar-Raniry, Muazzinah Yacob, BSc, MPA, bersama Dekan FISIP Unsoed, Prof. Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Purwokerto— Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan (FISIP) UIN Ar-Raniry Banda Aceh menjalin kerja sama dengan FISIP Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (22/10/2026).

Kerja sama tersebut diarahkan untuk meningkatkan mutu akademik dan pengembangan program studi melalui kolaborasi antarkampus.

Kesepakatan kerja sama ditandatangani Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama FISIP UIN Ar-Raniry, Muazzinah Yacob, BSc, MPA, yang mewakili Dekan FISIP UIN Ar-Raniry, bersama Dekan FISIP Unsoed, Prof. Dr. Slamet Rosyadi, S.Sos., M.Si., di kampus Unsoed.

Penandatanganan berlangsung di sela-sela kegiatan IAPA Annual Conference 2026 dan International Conference on Public Service and Policy (ICPSH) FISIP Unsoed 2026 yang digelar pada 21–23 Oktober 2026.

Wakil Dekan III FISIP UIN Ar-Raniry, Muazzinah, mengatakan kerja sama tersebut langsung ditindaklanjuti dengan kegiatan benchmarking Program Studi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry ke Unsoed. “Setelah dilakukan MoA, langsung ada tindak lanjut benchmarking Prodi Ilmu Politik,” ujar Muazzinah.

Dalam kegiatan benchmarking tersebut, Prodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry mempelajari pengelolaan akademik yang diterapkan di Unsoed. Pembelajaran tersebut mencakup pengelolaan kurikulum, proses pembelajaran, tata kelola laboratorium, hingga sistem penjaminan mutu program studi.

Baca juga: FISIP UIN Ar-Raniry & Disdik Aceh Gelar Kompetisi Kreatif Antiperundungan

Menurut Muazzinah, hasil benchmarking diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi Prodi Ilmu Politik UIN Ar-Raniry dalam mengembangkan kurikulum dan meningkatkan kualitas pembelajaran.

“Hasil benchmarking diharapkan menjadi bahan evaluasi untuk mengembangkan kurikulum, meningkatkan kualitas pembelajaran, dan memperkuat sistem penjaminan mutu,” katanya.

Kerja sama antara kedua fakultas tidak hanya diarahkan pada pengembangan akademik program studi, tetapi juga mencakup sejumlah kegiatan yang dapat memperluas ruang kolaborasi dosen dan mahasiswa.

Ruang lingkup kerja sama meliputi penyelenggaraan seminar, webinar, lokakarya, pengembangan sumber daya manusia, kuliah kerja praktik, magang, serta Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM). Kedua fakultas juga membuka ruang pelaksanaan berbagai program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Selain kegiatan akademik dan pembelajaran, kerja sama tersebut mencakup peluang kolaborasi dalam seleksi dan penempatan lulusan. Kedua pihak juga dapat mengembangkan kegiatan kuliah tamu dan pertukaran dosen tamu sebagai bagian dari penguatan kapasitas akademik.

Kerja sama penelitian juga menjadi salah satu bagian penting dalam kesepakatan tersebut. FISIP UIN Ar-Raniry dan FISIP Unsoed membuka peluang pelaksanaan penelitian bersama atau joint research, termasuk kolaborasi dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *