BREAKING

Indeks Artikel

Pengusaha Medan Lawan Wali Kota Banda Aceh
Daerah

Pengusaha Medan Lawan Wali Kota Banda Aceh

Komparatif.ID, Banda Aceh— Tindakan Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, membongkar billboard raksasa milik PT Multigrando di kawasan Simpang Lima pada…

Menjadi Generasi Pencipta, Bukan Penunggu Profesi Guru Masih Anak Tiri di Indonesia
Opini

Profesi Guru Masih Anak Tiri di Indonesia

Profesi guru selalu dielu-elukan oleh pejabat tinggi negara. Tapi di sisi lain, profesi guru ditempatkan sebagai sebuah profesi yang “tak boleh” sejahtera,…

Masa Depan Newsroom di Era AI AI semakin pintar dan otonom. Tantangan media kini bukan sekadar mengatur penggunaannya, tetapi memastikan manusia tetap memegang kendali. — Tulisan Ramaa Sharma di Reuters Institute membicarakan sesuatu yang lebih besar daripada aturan memakai ChatGPT di ruang redaksi. Pertanyaan utamanya lebih tidak nyaman: ketika AI makin masuk ke jantung produksi berita, siapa yang sebenarnya memegang kendali atas jurnalisme? Sharma mewawancarai 20 pemimpin media, pakar, dan akademisi dari 13 negara. Polanya menarik. Makin jauh newsroom bereksperimen dengan AI, makin mereka sadar bahwa persoalan terberat bukan lagi memilih teknologi atau menentukan pekerjaan yang boleh diotomatisasi. Persoalannya bergeser ke kekuasaan, tanggung jawab, independensi, dan masa depan jurnalisme itu sendiri.
Opini

Malaikat, Iblis, dan Off the Record

Suatu hari seorang pejabat mengundang kalangan pers. Di depan para wartawan, sang narasumber berbicara tentang banyak hal, termasuk isu-isu mutakhir. Suaranya pelan,…