Friday, 23 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

BPBD Bireuen Bekali 30 Gampong Pengetahuan Hadapi Risiko Bencana

BPBD Bireuen Bekali 30 Gampong Pengetahuan Hadapi Risiko Bencana
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen menggelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Daerah Rawan Bencana bagi perwakilan masyarakat dari 30 gampong.

Kegiatan tersebut dibuka Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., yang diwakili Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, S.Pd., M.M., di Aula BPBD Bireuen, Gampong Blang Bladeh, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/10/2026).

Ketua panitia pelaksana sekaligus Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Ir. Marwan, S.T., M.T., dalam laporannya mengatakan kegiatan tersebut bertujuan memberikan informasi, sosialisasi, serta simulasi mengenai potensi bencana kepada masyarakat.

Menurutnya, informasi kebencanaan penting diberikan kepada masyarakat di tingkat gampong agar mereka memiliki pemahaman mengenai langkah yang perlu dilakukan ketika menghadapi situasi bencana.

“Adapun hasil yang diharapkan dalam pelatihan ini adalah untuk memberi informasi kebencanaan dan simulasi bagi masyarakat sehingga masyarakat akan lebih siap dan tangguh dalam menghadapi bencana alam,” kata Marwan.

Sosialisasi tersebut dilaksanakan secara panel dengan menghadirkan lima narasumber. Mereka yakni Mawardi, S.STP., M.Si., Asisten II Setdakab Bireuen; Zamzami, S.Pd., M.M., Asisten III Setdakab Bireuen; Doli Mardian, S.E., M.S.M. yang diwakili Sekretaris Musni Syahputra, S.IP., MEc.Dev.; Fauzan, S.Pd., M.Pd., Sekretaris BPBD Bireuen; serta Faisal Kamal, S.Sos., M.M., Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bireuen.

Baca juga: 196 Santri di Bireuen Terima Beasiswa Hafiz Al-Qur’an dari Pemkab

Materi yang diberikan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman peserta terhadap potensi bencana sekaligus membekali masyarakat dengan pengetahuan mengenai penanganan bencana. Selain penyampaian informasi, kegiatan juga mencakup simulasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapan masyarakat.

Dalam sambutan Bupati Bireuen yang disampaikan Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, mengatakan pembahasan mengenai bencana terkadang mendapat tanggapan negatif dari sebagian pihak. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan karena bencana dapat terjadi sewaktu-waktu dan sulit diprediksi.

Menurutnya, kesiapsiagaan menjadi salah satu bagian penting dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana. Dengan kesiapan yang lebih baik, masyarakat diharapkan mampu mengambil tindakan yang tepat untuk mengurangi risiko ketika bencana terjadi.

“Melalui kegiatan pelatihan ini saya mengharapkan peserta mendapat suatu informasi dan pengetahuan serta keterampilan tentang penanganan bencana, khususnya pada saat akan terjadinya bencana, sehingga risiko dari dampak bencana bisa diminimalisir,” ujar Zamzami saat menyampaikan sambutan Bupati.

Ia menekankan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bireuen. Kesiapsiagaan dan penanganan bencana membutuhkan keterlibatan berbagai unsur, mulai dari pemerintah di tingkat kecamatan hingga gampong.

Karena itu, sinergi dengan masyarakat dan pihak swasta juga dinilai penting dalam menghadapi potensi bencana. Keterlibatan berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat kesiapan daerah sekaligus mempercepat langkah penanganan apabila bencana terjadi.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *