Sunday, 18 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

Polres Pasang Pamflet di Titik Rawan Longsor Jalur Bireuen–Takengon

Polres Pasang Pamflet di Titik Rawan Longsor Jalur Bireuen–Takengon
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Polres Bireuen melalui Satuan Lalu Lintas memasang pamflet imbauan di sejumlah titik rawan longsor sepanjang Jalan Lintas Bireuen–Takengon, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Jumat (16/10/2026).

Pemasangan pamflet tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi tanah longsor, terutama ketika intensitas curah hujan meningkat.

Sejumlah titik yang dinilai rawan dipasangi pamflet sebagai peringatan bagi pengendara yang melintasi jalur tersebut. Pengendara diingatkan agar lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi lingkungan sekitar selama perjalanan.

Kapolres Bireuen AKBP Yulhendri, S.H., S.I.K., S.Psi., M.I.K., melalui Kasat Lantas AKP Irwansyah Nasution, S.E., mengatakan pemasangan pamflet merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap keselamatan masyarakat pengguna jalan.

Menurutnya, jalur Bireuen–Takengon merupakan salah satu akses transportasi penting yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan wilayah dataran tinggi Gayo. Karena itu, kewaspadaan pengguna jalan menjadi penting, terutama ketika kondisi cuaca berpotensi memicu longsor.

“Jalur Bireuen–Takengon merupakan akses transportasi penting yang menghubungkan Kabupaten Bireuen dengan wilayah dataran tinggi Gayo. Melalui pemasangan pamflet ini, kami mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi titik rawan longsor, khususnya ketika hujan deras maupun setelah hujan berlangsung lama,” ujar AKP Irwansyah.

Baca juga: 4 Ekskavator Kemendagri Dikerahkan ke Pante Karya, Bupati Bireuen: Fokus Normalisasi Sungai

Selain memasang pamflet, Satlantas Polres Bireuen mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan ketika melintasi titik rawan longsor. Pengendara juga diminta memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar untuk mengantisipasi kemungkinan material longsor maupun gangguan lain akibat cuaca.

Pengendara juga diingatkan untuk tidak berhenti atau memarkir kendaraan di sekitar tebing yang berpotensi mengalami longsor. Langkah tersebut diperlukan untuk mengurangi risiko apabila terjadi pergerakan tanah atau material dari tebing.

Satlantas turut mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan ketika kondisi cuaca ekstrem. Pengguna jalan diharapkan mempertimbangkan keselamatan apabila hujan deras berlangsung dalam waktu cukup lama dan kondisi jalur dinilai berisiko untuk dilalui.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan kejadian tanah longsor maupun pohon tumbang yang mengganggu akses jalan. Laporan dapat disampaikan kepada pihak kepolisian melalui layanan darurat 110.

Polres Bireuen berharap pemasangan pamflet di sejumlah lokasi rawan tersebut dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama melintasi jalur Bireuen–Takengon.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *