Komparatif.ID, Banda Aceh– Persiraja Banda Aceh harus puas berbagi poin setelah ditahan imbang 0-0 oleh tamunya, Adhyaksa FC Bekasi, dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion H Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Sabtu malam (17/10/2026).
Hasil tersebut membuat Persiraja belum mampu memperbaiki posisinya di klasemen sementara. Laskar Rencong masih berada di peringkat kesembilan dengan koleksi tiga poin usai enam laga. Sementara itu, Adhyaksa FC berada satu tingkat di atasnya, yakni posisi kedelapan dengan raihan lima poin.
Sejak pertandingan dimulai, kedua kesebelasan langsung bermain terbuka. Persiraja dan Adhyaksa FC sama-sama berusaha membangun serangan dan menciptakan sejumlah peluang di awal laga.
Adhyaksa FC yang berstatus sebagai tim tamu tidak bermain bertahan. Rumbino dan rekan-rekannya beberapa kali memberikan tekanan ke lini pertahanan Persiraja. Permainan menyerang tim tamu membuat barisan belakang tuan rumah harus bekerja keras mengantisipasi setiap serangan.
Persiraja juga berusaha merespons tekanan tersebut dengan membangun serangan dari berbagai sisi. Namun, peluang yang tercipta belum mampu dikonversi menjadi gol.
Adhyaksa FC sempat mencetak gol pada menit ke-33 melalui sundulan Mandosir. Namun, gol tersebut tidak disahkan setelah wasit melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR). Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain Adhyaksa berada dalam posisi offside sebelum gol tercipta.
Keputusan tersebut membuat skor tetap 0-0. Hingga pertandingan memasuki waktu turun minum, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Baca juga: Jamu Adhyaksa FC, Persiraja Incar Kemenangan Kedua Beruntun
Memasuki babak kedua, pelatih Persiraja, M Ridwan, melakukan perubahan untuk meningkatkan kreativitas serangan. Gelandang asal Uruguay, Chaves, dimasukkan untuk membantu mengatur permainan dan membangun serangan Laskar Rencong.
Perubahan tersebut membuat Persiraja tampil lebih menekan usai penampilan babak pertama yang pasif. Serangan demi serangan mulai dibangun dan sejumlah peluang emas berhasil diciptakan di depan gawang Adhyaksa FC.
Namun, peluang yang didapat Laskar Rencong belum menghasilkan gol. Penjaga gawang Adhyaksa FC, Dimas Fani, tampil sigap mengamankan gawangnya dan beberapa kali menggagalkan peluang para pemain tuan rumah.
Di bawah tekanan para pendukung tuan rumah , Adhyaksa FC lebih banyak mengandalkan serangan balik. Strategi tersebut tetap mampu merepotkan pertahanan tim racikan M Ridwan dan membuat pertandingan berjalan dalam tempo yang cukup ketat.
Memasuki masa tambahan waktu, kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan. Persiraja terus mencoba memanfaatkan peluang di lini depan, sementara Adhyaksa FC tetap mengancam melalui serangan balik.
Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada satu pun peluang yang berhasil mengubah kedudukan. Pertandingan pun berakhir dengan skor 0-0.
Hasil imbang tersebut membuat Persiraja kembali gagal meraih kemenangan dan harus puas membawa tambahan satu poin dari laga kandang.




