BREAKING
Daerah

H. Uma Sebut Safrizal ZA Sosok Tepat Pimpin Pemulihan Pascabencana Aceh

H. Uma Nilai Safrizal ZA Sosok Tepat Pimpin Pemulihan Pascabencana Aceh
Anggota DPD RI, Sudirman (Haji Uma). Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh– Anggota DPD RI dapil Aceh, H. Sudirman alias H. Uma, menilai penunjukan Dr. Safrizal ZA sebagai Kepala Posko Wilayah (Poskowil) Aceh Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana merupakan keputusan yang tepat.

Menurut H. Uma, Aceh membutuhkan sosok yang mampu mengoordinasikan proses pemulihan pascabencana agar pembangunan kembali daerah terdampak bencana Siklon Senyar dapat berjalan dengan baik.

H. Uma mengatakan Safrizal langsung bergerak di lapangan sejak ditunjuk sebagai Kepala Posko Wilayah Aceh oleh Ketua Satgas PRR Pascabencana Hidrometeorologi Sumatra, Dr. H. Tito Karnavian.

Senator Aceh yang dikenal aktif melakukan advokasi sosial bagi masyarakat lemah tersebut mengaku memberikan perhatian khusus terhadap penanganan pascabencana hidrometeorologi di Aceh.

Ia mengikuti proses penanganan sejak masa tanggap darurat, masa transisi darurat, hingga memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Dalam pengamatannya, kiprah Safrizal selama menjalankan tugas sebagai Kepala Posko Wilayah Aceh telah membantu proses pemulihan pascabencana, terutama dalam menghubungkan pemerintah daerah terdampak dengan kementerian dan lembaga terkait.

H. Uma menilai Safrizal mampu menjalankan tugasnya dengan tetap memperhatikan batas kewenangan. Sebagai birokrat senior di Kementerian Dalam Negeri yang menjabat Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Safrizal dinilai bekerja secara profesional dan bersedia memberikan upaya lebih untuk mendukung pemulihan Aceh.

“Selama ini menurut amatan saya sebagai anggota DPD RI, Pak Safrizal bekerja di atas garis kewenangannya. Bahkan ia bersedia bekerja lebih. Tentu yang tahu lebih detail ya orang-orang yang terlibat langsung dalam proses pemulihan pascabencana. Selaku Kepala Posko ia bukan saja rajin turun ke lapangan, tapi juga aktif membangun komunikasi antara daerah terdampak bencana dengan kementerian terkait,” kata H. Uma, Jumat (9/10/2026).

Baca juga: Safrizal Serahkan Mobil Damkar dan Pompa Portable untuk Aceh Tamiang

Ia juga menilai Safrizal memiliki pendekatan komunikasi yang santun selama menjalankan tugas.

Menurut H. Uma, Safrizal mampu menempatkan diri dalam berbagai situasi, baik sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Kepala Posko Wilayah Aceh, maupun sebagai putra daerah yang memahami kebutuhan masyarakat Aceh.

Penilaian tersebut, kata H. Uma, tidak hanya didasarkan pada pengamatannya sendiri. Ia juga menerima pengakuan dari sejumlah kepala daerah di Aceh yang merasakan manfaat kehadiran Safrizal dalam mendukung penanganan dan pemulihan pascabencana.

Beberapa kepala daerah yang disebutkannya antara lain Bupati Aceh Tengah, Bupati Bireuen, Bupati Bener Meriah, Wali Kota Lhokseumawe, dan Bupati Aceh Tamiang.

Menurut H. Uma, para kepala daerah tersebut mengakui peran Safrizal dalam membantu menjembatani kebutuhan daerah dengan kementerian dan lembaga terkait. Pendampingan tersebut dinilai penting untuk mengidentifikasi persoalan di lapangan dan mencari jalan keluar bagi berbagai kendala pemulihan.

“Pak Safrizal mampu menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Ia menjembatani daerah terdampak bencana dengan kementerian/lembaga terkait dengan sangat baik. Dalam bekerja ia mengayomi, memberikan solusi, dan memberikan pendampingan. Lihatlah dalam setiap rapat koordinasi, Safrizal selalu mengevaluasi, mencari akar masalah, dan kemudian mencari solusi. Apa yang ia lakukan sangat membantu Aceh,” ujarnya.

H. Uma berharap Safrizal dapat terus menjalankan tugasnya dengan baik dan mengerahkan seluruh kemampuan yang dimiliki untuk mendukung percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh.

Ia menegaskan proses pemulihan pascabencana membutuhkan kesungguhan dan koordinasi yang baik agar kebutuhan masyarakat serta persoalan yang dihadapi pemerintah daerah dapat ditangani secara tepat.

“Saya tidak ragu kepada Pak Safrizal. Ia bukan hanya mampu, tapi benar-benar mau bekerja untuk Aceh, untuk kita semua. Terima kasih Pak Safrizal,” imbuh H. Uma.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *