Komparatif.ID, Banda Aceh— RSUD Meuraxa Banda Aceh meluncurkan layanan Kateterisasi Anak dan Penyakit Jantung Bawaan. Layanan tersebut diluncurkan oleh Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal didampingi Direktur RSUD Meuraxa, dr. Emiralda.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengatakan hadirnya layanan tersebut membuat masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelayanan jantung intervensi modern. Dengan demikian, pasien anak dengan penyakit jantung bawaan di Aceh tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan penanganan medis.
“Dengan hadirnya layanan ini, akses masyarakat terhadap pelayanan jantung intervensi modern semakin luas,” kata Illiza dikutip Rabu (2/9/2026).
Dalam pelaksanaannya, RSUD Meuraxa sebelumnya mendapat pendampingan dari tim Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita Jakarta untuk pelaksanaan Transesophageal Echocardiography (TEE). Pendampingan tersebut menjadi bagian dari persiapan rumah sakit dalam mengembangkan layanan kateterisasi anak dan penyakit jantung bawaan.
Direktur RSUD Meuraxa dr. Emiralda mengatakan, pendampingan tersebut telah membuahkan hasil dengan keberhasilan tindakan ASD Device Closure terhadap tiga pasien anak.
Menurutnya, ASD Device Closure merupakan prosedur untuk menutup kebocoran jantung bawaan pada sekat atrium melalui teknik kateterisasi, sehingga tidak memerlukan operasi terbuka.
“ASD Device Closure adalah prosedur penutupan kebocoran jantung bawaan pada sekat atrium melalui teknik kateterisasi, tanpa operasi terbuka,” jelas dr. Emiralda.
Baca juga: Utang RSUDZA Melonjak Hampir Rp293 Miliar dalam 2 Tahun
Ia menjelaskan, tindakan tersebut menggunakan teknik Zero Fluoroscopy dan Zero Contrast. Teknik itu memungkinkan prosedur dilakukan tanpa penggunaan sinar radiasi dan zat kontras, sehingga lebih aman bagi pasien anak.
Peluncuran layanan tersebut turut dihadiri Sekda Banda Aceh Ir. Jalaluddin, ST. MT, Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, ST, Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar, ST, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Aceh Ferdiyus, SKM., M.Kes, serta Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, dr. Muhadi, Sp.PD(K), M.Epid.
