Komparatif.ID, Banda Aceh— Menjelang laga Persiraja Banda Aceh kontra PSMS Medan yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu (18/1/2025) di Stadion H. Dimurthala, Lampineung, Panitia Pelaksana pertandingan Persiraja Banda Aceh mengimbau pendukung tim tamu untuk tidak hadir langsung ke stadion.
Ketua Panpel Persiraja, Marwan Dek Bit, menegaskan larangan kehadiran suporter tim tamu masih diberlakukan berdasarkan aturan resmi dari PSSI dan I League.
Regulasi tersebut mengatur bahwa suporter away tidak diperkenankan hadir di stadion pada seluruh kompetisi profesional di Indonesia, baik Pegadaian Championship maupun Super League.
“Larangan suporter away masih berlaku. Karena itu, kami mengingatkan secara tegas kepada pendukung PSMS Medan agar tidak datang ke Stadion Lampineung pada pertandingan nanti,” ujar Marwan, Kamis (15/1/2025).
Ia menjelaskan kebijakan tersebut bertujuan menjaga keamanan, ketertiban, serta kelancaran jalannya pertandingan. Panpel Persiraja, kata dia, memiliki kewajiban penuh untuk menjalankan seluruh regulasi yang telah ditetapkan oleh federasi dan operator liga tanpa pengecualian.
Marwan juga menyampaikan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan aturan tersebut dipatuhi. Jika ditemukan adanya pendukung tim tamu yang tetap memaksakan hadir di area stadion, Panpel akan menyerahkan penanganannya kepada pihak keamanan sesuai dengan prosedur yang berlaku.
“Kami berharap semua pihak dapat memahami dan mematuhi aturan ini demi terciptanya pertandingan yang aman, nyaman, dan kondusif,” katanya.
Baca juga: Respon Dek Gam Usai Persiraja Kalahkan Persikad di Lampineung
Sementara itu, Persiraja Banda Aceh menatap laga kontra PSMS Medan dengan modal hasil positif. Pada pertandingan terakhir, Laskar Rencong meraih kemenangan tipis 1-0 atas Persikad Depok di Stadion H. Dimurthala. Kemenangan tersebut menjadi tambahan penting Laksar Rencong menjaga peluang bersaing di papan atas klasemen.
Pelatih kepala Persiraja, Akhyar Ilyas, menilai tiga poin yang diraih sangat berarti, namun ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap permainan tim. Menurutnya, chemistry antarpemain masih belum sepenuhnya terbangun, mengingat hampir 50 persen skuad Persiraja diisi oleh pemain baru yang masih dalam tahap adaptasi.
“Kita bersyukur, alhamdulillah tiga poin penting bisa kita dapat. Tapi kita tahu hampir 50 persen pemain kita pemain baru, jadi kita butuh proses dan adaptasi,” ujar Akhyar.
Ia mengakui masih terlihat beberapa kekurangan di lapangan, seperti kesalahan membaca pergerakan rekan setim dan umpan yang kurang presisi. Meski dinilai wajar, Akhyar menegaskan hal tersebut harus segera diperbaiki.
Gol kemenangan Persiraja atas Persikad tercipta pada menit ke-70 melalui sundulan Flynn Connor yang memanfaatkan umpan silang Yasvani. Meski tampil dominan, Akhyar menilai efektivitas serangan masih perlu ditingkatkan dan memastikan evaluasi akan dilakukan jelang menghadapi PSMS Medan.












