Pemerintah Target 15.000 Rumah Korban Banjir Sumatra Rampung 3 Bulan

Pemerintah Target 15.000 Rumah Korban Banjir Sumatra Rampung 3 Bulan
Presiden Prabowo Subianto bersama Gubernur Aceh Muzakir Manaf saat meninjau lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2025). Foto: BPMI Setpres/Rusman.

Komparatif.ID, Tamiang— Pemerintah melalui Danantara menargetkan pembangunan 5.000 rumah korban banjir di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat rampung dalam waktu tiga bulan.

Rumah hunian Danantara tersebut memiliki luasan 4,5 kali 4,5 meter dan dilengkapi dengan sejumlah fasilitas dasar. Fasilitas yang tersedia antara lain tempat tidur, kipas angin, lemari, akses jaringan internet, serta sambungan listrik.

Rumah hunian Danantara dirancang sebagai tempat tinggal sementara yang aman bagi para warga terdampak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.

Di Aceh Tamiang, pembangunan rumah hunian Danantara telah dimulai sejak 24 Desember 2025. Pada tahap awal, sebanyak 600 unit rumah dibangun dan dipusatkan di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.

Baca juga: Data Rumah Rusak Rampung, Pemerintah Aceh: Pembangunan Huntara Segera Dimulai

Presiden Prabowo Subianto mengatakan kehadiran pemerintah pusat di daerah terdampak bencana merupakan bagian dari upaya negara untuk mempercepat penanganan dan pengambilan keputusan di lapangan.

“Kita datang sekali lagi bukan untuk kita ingin katakanlah sekadar untuk melihat, tapi kita datang, melihat untuk mengetahui masalah,” ucapnya saat meninjau lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026).

Prabowo juga mengatakan telah berkoordinasi dengan gubernur dan Menteri Dalam Negeri terkait daerah-daerah dengan dampak besar akibat banjir. Menurutnya, kunjungan lapangan menjadi penting agar pemerintah dapat memahami kebutuhan secara langsung dan mengambil langkah yang tepat.

“Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik. Tapi saya pilih, atau disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar,” katanya.

“Tetapi saya sudah sampaikan ke gubernur dan Mendagri, nanti insyaallah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi,” lanjutnya.

Artikel SebelumnyaData Rumah Rusak Rampung, Pemerintah Aceh: Pembangunan Huntara Segera Dimulai
Artikel SelanjutnyaMampu Tangani Sendiri, Prabowo: Tidak Perlu Menyatakan Bencana Nasional

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here