Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Peusangan Selatan

Diduga Korban Ketek Terbalik

Jenazah Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Peusangan Selatan
Tim SAR Bireuen, Danpos Ramil, Danpos Polisi serta anggota serta masyarakat saat mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas di Peusangan Selatan. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Tim SAR Bireuen bersama masyarakat dibantu Danpos Ramil serta Dan Pos Polisi Kecamatan Peusangan Selatan mengevakuasi satu jenazah laki-laki berusia sekitar 52 tahun tanpa identitas di Gampong Meunasah Reudeup, Kecamatan Peusangan Selatan, Kabupaten Bireuen, Kamis (18/12/2025).

Penemuan tersebut mengakhiri pencarian korban yang diduga tenggelam setelah peristiwa ketek terbalik di jalur penyeberangan setempat.

Ketua PMI Kecamatan Peusangan Selatan, Zulkarnaini, mengatakan jenazah ditemukan dalam kondisi sudah membengkak. Setelah dievakuasi dari lokasi, jenazah langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi guna memastikan identitas serta penyebab kematian.

“Saat ini jenazah sudah dibawa pulang ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi karena kondisinya pun sudah membengkak, dan kendaraan roda dua miliknya masih dilakukan pencaharian,” ujar Zulkarnaini.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lapangan, sebelum kejadian korban sempat menanyakan kepada warga Gampong Meunasah Reudeup mengenai jalur yang bisa ditempuh menuju Lhokseumawe.

Setelah mendapat penjelasan, korban kemudian menuju Gampong Ule Jalan untuk meminta bantuan melewati jalur penyeberangan menggunakan ketek.

Baca juga: 3 Pekan Pascabanjir, Nelayan Peudada Belum Bisa Kembali Melaut

Peristiwa nahas itu terjadi pada Selasa, 16 Desember 2025 sekitar pukul 12.00 WIB. Ketek yang ditumpangi korban diketahui terbalik saat melakukan penyeberangan. Dalam kejadian tersebut, ketek membawa muatan berupa 30 karung beras dengan berat masing-masing 15 kilogram, dua unit sepeda motor merek Honda, lima orang penumpang, satu orang tekong, serta satu orang kernet. Akibat insiden itu, korban diduga terjatuh ke sungai dan tenggelam.

Sejak menerima laporan kejadian, Tim SAR Bireuen bersama unsur terkait melakukan upaya pencarian di sekitar lokasi kejadian hingga akhirnya jenazah korban ditemukan dua hari kemudian. Proses pencarian dilakukan menyusuri aliran sungai dan titik-titik yang dicurigai menjadi lokasi korban terseret arus.

Zulkarnaini juga mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga agar segera menghubungi pihak rumah sakit atau Tim SAR Bireuen untuk keperluan identifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, identitas jenazah masih belum diketahui, sementara pencarian terhadap kendaraan roda dua milik korban masih terus dilakukan oleh tim di lapangan.

Artikel Sebelumnya“Ditekan Pusat” Walkot Medan Kembalikan 30 Ton Beras Bantuan UEA
Artikel SelanjutnyaWaroeng Spesial Sambal Bagikan Makanan Siap Saji & Bantuan di Tamiang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here