IGI Aceh Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir di Tangse Pidie

IGI Aceh Pulihkan Trauma Anak Korban Banjir di Tangse Pidie
Relawan IGI Aceh bersama IGI Kabupaten Pidie menyalurkan bantuan peralatan sekolah kepada anak-anak korban banjir bandang di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Kamis (1/1/2026), disertai kegiatan pendampingan dan trauma healing untuk membantu pemulihan psikologis anak-anak pascabencana. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Sigli— Ikatan Guru Indonesia (IGI) Aceh bersama IGI Kabupaten Pidie menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa peralatan sekolah sekaligus melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban banjir bandang di Gampong Blang Pandak, Kecamatan Tangse, Pidie, pada Kamis (1/1/2026).

Bantuan yang disalurkan difokuskan pada kebutuhan pendidikan anak-anak, berupa tas sekolah, buku tulis, alat tulis, dan sejumlah perlengkapan belajar lainnya.

Bantuan ini ditujukan untuk membantu anak-anak agar tetap dapat mengikuti kegiatan belajar meskipun berada dalam situasi pascabencana.

Selain bantuan fisik, relawan IGI juga menggelar kegiatan trauma healing yang dikemas melalui permainan edukatif, pendampingan psikososial, serta interaksi positif dengan anak-anak di lokasi terdampak.

Ketua IGI Aceh, Khairul Zami, mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab moral para guru terhadap masa depan anak-anak, khususnya mereka yang menjadi korban bencana alam.

Menurutnya, anak-anak membutuhkan perhatian khusus tidak hanya dari sisi pemenuhan kebutuhan belajar, tetapi juga dari aspek pemulihan psikologis.

“Bantuan ini secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak korban bencana alam. Selain peralatan sekolah, kami juga melaksanakan kegiatan trauma healing agar anak-anak dapat kembali tenang secara psikologis dan memiliki semangat untuk menjalani kehidupan serta melanjutkan pendidikan mereka,” kata Khairul Zami, Jumat (2/1/2026).

Baca juga: Kacabdin Bireuen Arungi Sungai Antar Bantuan Untuk Guru Terdampak Banjir

Ia menambahkan peran guru tidak hanya terbatas pada aktivitas mengajar di ruang kelas, tetapi juga hadir di tengah masyarakat saat kondisi darurat.

Melalui program IGI Peduli, para relawan guru berupaya memberikan dukungan nyata, baik secara materiil maupun moril, kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak banjir bandang.

Sementara itu, pengurus IGI Kabupaten Pidie menyampaikan kegiatan tersebut terlaksana berkat sinergi dan solidaritas anggota IGI, termasuk dukungan dari para guru di berbagai daerah.

Mereka berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban para korban serta membantu anak-anak perlahan bangkit dari trauma akibat bencana.

Artikel SebelumnyaBNPB: Akses Jalan dan Jembatan Nasional di Aceh Pulih
Artikel SelanjutnyaStatus Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sumut Berakhir
Muzakkir
Wartawan Komparatif.ID untuk Lhokseumawe dan Aceh Utara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here