Sunday, 8 November 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

Bupati Sarjani Bukan MTQ XXXVIII Pidie

Bupati Sarjani Bukan MTQ XXXVIII Pidie
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Sigli– Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, M.H., bersama Wakil Bupati Pidie Alzaizi resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXVIII Tingkat Kabupaten Pidie Tahun 2026 di Lapangan Bola Kaki Mutiara, Kecamatan Mutiara Timur, Sabtu (7/11/2026) malam.

MTQ yang berlangsung pada 7–13 November 2026 tersebut diikuti 770 peserta dari 23 kafilah kecamatan di Pidie. Para peserta akan berkompetisi dalam delapan cabang perlombaan untuk menunjukkan kemampuan masing-masing dalam membaca, memahami, dan menghafal Al-Qur’an.

Pembukaan MTQ diawali dengan penampilan marching band, penyambutan tamu undangan, serta tarian massal. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat turut menghadiri kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Sarjani menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Pidie, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan MTQ.

Ia secara khusus mengapresiasi Kecamatan Mutiara Timur yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan tahun ini.

Menurut Sarjani, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan untuk meraih prestasi, tetapi juga memiliki tujuan lebih luas, yakni membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.

Ia mengatakan, kegiatan tersebut harus menjadi sarana untuk menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci sekaligus membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan memiliki akhlak mulia.

“Harapan kita, Al-Qur’an tidak hanya menjadi bacaan, tetapi menyatu dalam jiwa dan tercermin dalam perilaku, sehingga melahirkan generasi Qur’ani yang berakhlak mulia,” ungkap Sarjani.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas. Kejujuran serta kemampuan terbaik, kata dia, harus menjadi bagian penting dalam setiap cabang perlombaan.

Baca juga: Bupati Pidie Beri Bonus Umrah untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Aceh 2025

Selain itu, Sarjani mengajak para camat, kepala sekolah, pimpinan dayah dan pesantren, serta seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pembinaan generasi Qur’ani di Kabupaten Pidie.

Salah satu upaya yang didorong adalah program Satu Hari Satu Ayat atau One Day One Ayat. Program tersebut diharapkan dapat membangun kebiasaan masyarakat untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Sementara itu, Kepala Dinas Syariat Islam (DSI) Kabupaten Pidie sekaligus Koordinator Lapangan MTQ ke-XXXVIII, drh. H. Fazli, M.Si., menjelaskan bahwa sebanyak 770 peserta dari 23 kafilah kecamatan mengikuti perhelatan tersebut.

Menurut Fazli, terdapat delapan cabang yang diperlombakan, yaitu Tilawah, Qira’ah Sab’ah, Fahmil Qur’an, Khattil Qur’an, Tafsir, Syarhil Qur’an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an (KTIQ), dan Tahfiz Al-Qur’an.

Untuk menjaga objektivitas dan kualitas penilaian, panitia melibatkan 60 dewan hakim independen yang bertugas menilai penampilan peserta pada masing-masing cabang perlombaan.

Fazli menambahkan, pelaksanaan MTQ tidak hanya bertujuan menyemarakkan dan mengagungkan kalam Allah SWT, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong pemberantasan buta aksara Al-Qur’an di Kabupaten Pidie.

Pembukaan MTQ ke-XXXVIII turut dihadiri Sekda Pidie Drs. Samsul Azhar, M.AP., Ketua TP-PKK Pidie Ny. Hj. Rohana Razali Sarjani, S.TP., Ketua LPTQ Aceh Dr. H. Hajarur Akbar, MA., Kakankemenag Pidie H. Samhudi, S.Si., serta unsur Forkopimda.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *