Friday, 16 October 2026

Komparatif.ID

Situs Berita Aceh Inspirasi Indonesia

Daerah

4 Ekskavator Kemendagri Dikerahkan ke Pante Karya, Bupati Bireuen: Fokus Normalisasi Sungai

4 Ekskavator Kemendagri Dikerahkan ke Pante Karya, Bupati Bireuen: Fokus Normalisasi Sungai
Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen– Pemerintah Kabupaten Bireuen mulai mempercepat penanganan dampak banjir di Gampong Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, dengan mengerahkan empat unit ekskavator bantuan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T., secara langsung melepas dan menyerahkan alat berat tersebut untuk digunakan dalam penanganan tanggul dan normalisasi aliran sungai, Jumat (16/10/2026).

Dari total lima unit ekskavator bantuan Kemendagri melalui skema pinjam pakai, empat unit dialokasikan khusus untuk Gampong Pante Karya. Empat alat berat tersebut terdiri atas dua unit ekskavator long arm dan dua unit ekskavator biasa atau PC 200.

Kehadiran alat berat itu diharapkan mempercepat pekerjaan di sejumlah titik yang terdampak banjir, terutama pada Bendung Irigasi Mon Seukeu Pulot dan aliran sungai Gampong Pante Karya.

Bupati Mukhlis menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan melalui bantuan alat berat tersebut. Ia menyebut empat unit ekskavator yang dikirim ke Pante Karya akan segera dioperasikan untuk mendukung penanganan tanggul dan normalisasi sungai.

“Kita ucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden, Kementerian PU, dan Bapak Mendagri atas bantuan 5 unit alat berat ekskavator. Sebanyak 4 unit segera kita kirim kemari untuk menangani tanggul dan normalisasi sungai,” ujar Mukhlis.

Menurut Bupati, seluruh armada yang telah tiba di Pante Karya siap digunakan secara optimal sesuai dengan skema pengerjaan yang telah disusun. Pekerjaan akan difokuskan pada pembersihan slime atau lumpur endapan yang mengganggu aliran sungai dan sistem pengairan.

Pemerintah Kabupaten Bireuen juga telah menyiapkan kebutuhan operasional selama pekerjaan berlangsung. Personel, bahan bakar, konsumsi operator, hingga pengamanan alat berat disiapkan secara terstruktur. Pengerjaan diperkirakan berlangsung efektif selama kurang lebih satu bulan.

Baca juga: Usulan Bupati Bireuen Terealisasi, Kemendagri Pinjamkan 5 Ekskavator untuk Tangani Banjir

Selain menyerahkan alat berat, Bupati Mukhlis meninjau langsung kondisi tanggul sungai di Gampong Pante Karya yang mengalami kerusakan akibat banjir. Tanggul tersebut sebelumnya telah selesai dibangun, namun kembali tergerus setelah banjir melanda kawasan itu.

“Tanggul ini waktu banjir kemarin di akhir 2025 sudah kita bangun, sudah kita buat dengan bagus dan sudah oke, sudah selesai. Namun dua hari yang lalu terjadi banjir lagi sehingga digerus kembali sepanjang kurang lebih 100 meter dengan kedalaman 2 meter,” ujar Mukhlis.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati juga menyoroti aktivitas yang dinilai dapat memperparah kerusakan sungai. Salah satunya adalah aktivitas penambangan batu besar atau batu gajah di aliran sungai.

Mukhlis meminta aparat kecamatan dan pemerintah gampong memperhatikan aktivitas tersebut dan mengambil langkah tegas untuk mencegah penambangan batu di dalam aliran sungai.

“Fungsi batu tersebut adalah sebagai peredam energi. Ketika banjir, dialah yang akan meredam derasnya arus air. Jangan sampai kita mengatasi masalah tapi muncul masalah baru,” tegasnya.

Ia juga meminta Camat Peusangan Siblah Krueng memperhatikan aspek kerusakan lingkungan dan meminta Keuchik Pante Karya melarang aktivitas penambangan batu gajah yang berada di dalam sungai.

Keuchik Gampong Pante Karya, Hasdairin, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bireuen, atas respons terhadap kondisi infrastruktur di wilayahnya.

Menurutnya, kehadiran alat berat dan kunjungan langsung pemerintah memberikan kepastian bagi masyarakat terkait penanganan dampak banjir.

Sebelumnya, masyarakat Pante Karya sempat merasa cemas menyusul jebolnya tanggul sungai, kondisi jaringan irigasi yang belum terselesaikan, serta kerusakan jalan di sejumlah lokasi.

Dengan adanya bantuan alat berat dari pemerintah pusat dan dukungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, warga berharap penanganan tanggul, sungai, dan jaringan irigasi dapat segera dilakukan.

Penyerahan alat berat tersebut turut didampingi perwakilan Dinas PUPR, BPBD, Camat Peusangan Siblah Krueng, Keuchik serta perangkat Gampong Pante Karya.

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *