Komparatif.ID, Blangkejeren— Satu unit jembatan merah putih—jembatan perintis Garuda di Desa Pasir Putih, Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues, putus setelah diterjang luapan air Sungai Tripa.
Peristiwa itu terjadi pada Minggu dinihari, 27 September 2026, akibat hujan deras yang melanda sebagian besar kawasan Gayo Lues.
Menurut informasi yang dihimpun, sebelum jembatan gantung tersebut rontok, badan sungai mengalami luapan. Air berlumpur dalam jumlah yang banyak dan alirannya sangat deras, menghantam badan jembatan darurat tersebut.
Baca juga: Jembatan Perintis Garuda di Reje Payung Putus Diterjang Arus
Tak tahan terus-menerus dihantam, akhirnya jembatan perintis tersebut terpuruk, ambruk dan hancur ke dalam badan sungai. akibatnya akses transportasi ke Kampung Pasir Putih langsung terputus.
Sebelumnya, jembatan perintis merah putih di Pasir Putih dibangun TNI, setelah jembatan lama diterjang bencana hidrometeorologi Sumatra pada akhir November 2026. Setelah dilakukan penanganan darurat, kemudian dibangun jembatan darurat di sana. proses pembangunannya selesai dan diresmikan pada 27 Februari 2026.
