22 Desa di Aceh Hilang Disapu Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Status Tanggap Darurat Banjir dan Longsor Sumut Berakhir
Banjir bandang di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, Jumat (28/11/2025). Foto: ANTARA/Yudi Manar.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Sebanyak 22 desa di Aceh dinyatakan hilang dari peta, setelah disapu banjir bandang dan tanah longsor (bencana hidrometeorologi) yang memuncak pada Rabu, 26 November 2025.

Dari data yang disajikan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Provinsi Aceh, Senin, 5 Januari 2026, dari 23 kabupaten kota, tujuh kabupaten/kota di Aceh mengalami kehilangan desa/dusun dalam mebcana hidrometeorologi tahun lalu.

Kabupaten/kota yang mengalami kehilangan desa/dusun yaitu Aceh Tamiang, Aceh Utara, Nagan Raya, Aceh Tengah, Gayo Lues, Aceh Tenggara, dan Pidie Jaya.

Di Aceh Tamiang, desa/yang hilang terdapat di Kecamatan Sekerak. Yaitu Desa Lubuk Sidup, Desa Sekumur, Tanjung Gelumpang, Sulum, dan Baling Karang.

Kondisi desa-desa itu sudah tidak ada lagi, karena lenyap digerus arus banjir. Desa-desa itu dinyatakan hilang. Seluruh penduduknya yang selamat, sekarang ini berada di pengungsian.

Pemerintahan desa tidak bisa bekerja karena berada di barak pengungsian.

Di Aceh Utara, sejumlah desa di Kecamatan Sawang dinyatakan hilang. Masing-masing satu dusun di Gampong Gunci, Riseh Tunong, dan Riseh BarohMendagri: 13 Desa di Aceh Hilang Disapu Banjir, terseret arus banjir. Penduduknya mengungsi, dan pemerintahannya lumpuh.

Baca juga: Mendagri: 13 Desa di Aceh Hilang Disapu Banjir

Di Kecamatan Langkahan, Gampong Dududn Rayeuk Pangke dinyatakan hilang diseret banjir.

Di Nagan Raya, di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Gampong Kuta Teungoh dan Babah Suwak dinyatakan hilang.

Aceh Tengah, di Kecamatan Ketol yaitu Bintang Pupara, dan di Kecamatan Bintang yaitu Desa Kalasegi. Di kedua desa tersebut, hanya tersisa beberapa rumah saja.

Di Gayo Lues, Di Kecamatan Rikit Gaib desa yang hilang yaitu Kuning Kurnia. Di Pantan Cuaca desa yang hilang yaitu Tetinggi, Seneren, Remukut. Di Kecamatan Blangkejeren yaitu Desa Agusen. Di Kecamatan Tripe Jaye Desa Pasir dan Uyem Beriring. Di Kecamatan Putri Betung yaitu Desa Pungke.

Di Aceh Tenggara, desa yang hilang yaitu Ketambe. Satu dusun di des aitu lenyap digerus banjir dan tanah longsor.

Di Pidie Jaya, Desa Blang Awe di Kecamatan Meureudue. Satu dusun di Blang Awe lenyap karena digerus banjir.

Artikel SebelumnyaBertandang ke Bireuen, HRS Tekankan Pentingnya Kepedulian Sesama Muslim
Artikel SelanjutnyaPengganti Huntara, Korban Banjir di Bireuen Dapat DTH Rp600 Ribu/Bulan
Muhajir Juli
Jurnalis bersertifikat Wartawan Utama Dewan Pers. Penulis buku biografi, serta tutor jurnalistik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here