18.366 Kelompok Rentan Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Utara

18.366 Kelompok Rentan Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Utara
Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Lhoksukon– Data sementara Pusat Informasi Posko Bencana Banjir Kabupaten Aceh Utara 18.366 orang dari kelompok rentan terdampak langsung akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh Utara.

Berdasarkan laporan per tanggal 13 Januari 2026 pukul 17.00 WIB, jumlah ibu hamil yang terdampak mencapai 1.433 orang. Selain itu, terdapat 9.525 balita, 6.895 lansia, serta 513 penyandang disabilitas yang terdampak.

Juru Bicara Posko Penanganan Bencana Aceh, Murthalamuddin, menyampaikan hingga saat ini jumlah pengungsi terus bertambah seiring dengan meluasnya dampak bencana. Tercatat sebanyak 16.201 kepala keluarga atau 54.795 jiwa mengungsi di 160 titik pengungsian yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Aceh Utara.

Secara keseluruhan, bencana ini berdampak pada 124.549 kepala keluarga atau 433.064 jiwa. Dari jumlah tersebut, tercatat 74.383 siswa dan 9.071 guru turut terdampak, baik secara langsung maupun tidak langsung akibat terganggunya aktivitas pendidikan dan rusaknya fasilitas pendukung.

Murthalamuddin menjelaskan kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam setiap tahapan penanganan bencana. Upaya tersebut meliputi proses evakuasi, penyediaan logistik, serta layanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Baca juga: Umuslim Pasang PLTS Hibrid di Dusun Bivak

Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk memastikan kelompok rentan memperoleh perlindungan dan penanganan yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

“Kelompok rentan menjadi prioritas utama dalam setiap upaya penanganan, mulai dari evakuasi, penyediaan logistik, hingga layanan kesehatan di lokasi pengungsian,” ujarnya, Kamis (15/1/2026).

Selain dampak terhadap penduduk, bencana banjir dan longsor ini juga menimbulkan korban jiwa. Hingga laporan terakhir, tercatat 245 orang meninggal dunia, sembilan orang dilaporkan hilang, dan 2.127 orang mengalami luka-luka.

Proses pendataan dan pencarian terhadap korban hilang masih terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Kerusakan infrastruktur dan permukiman warga juga cukup signifikan. Data Posko Bencana Aceh Utara mencatat sebanyak 72.364 rumah terendam banjir. Selain itu, 3.506 rumah dilaporkan hilang, 6.236 rumah mengalami kerusakan berat, 16.325 rumah rusak sedang, dan 20.280 rumah rusak ringan.

Hingga kini, Posko Bencana Aceh Utara terus melakukan pendataan lanjutan, evakuasi warga, serta distribusi bantuan dengan melibatkan koordinasi lintas instansi.

Artikel SebelumnyaUmuslim Pasang PLTS Hibrid di Dusun Bivak
Artikel SelanjutnyaPersiraja Bakal Jamu PSMS Medan Akhir Pekan Ini

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here