Puskesmas Juli 1 Periksa Kesehatan Warga Krueng Simpo dan Sukatani

Puskesmas Juli 1 Periksa Kesehatan Warga Krueng Simpo dan Sukatani
Kepala Puskesmas Juli 1, dr. Togu Siburian, saat memimpin tim medis gabungan di dua gampong, Krueng Simpo dan Sukatani. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Bireuen— Kepala Puskesmas Juli 1, dr. Togu Siburian, turun langsung memimpin tim gabungan dokter spesialis bersama tenaga medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga Gampong Krueng Simpo pada Senin (8/12/2025) dan di Sukatani pada Selasa (9/12/2025).

Tim dokter yang bertugas terdiri dari dr. Satria, spesialis penyakit dalam; dr. Sari dan dr. Diana Rizki, keduanya spesialis anak; dua dokter spesialis kulit dan kelamin; serta dua dokter umum.

Pelayanan yang diberikan mencakup pemeriksaan penyakit infeksi saluran pernapasan akut, keluhan kulit, hipertensi, hingga stroke.

dr. Togu mengatakan pelayanan kesehatan dilakukan di tengah keterbatasan akses jalan yang masih rusak di beberapa titik. Meski demikian, jalur menuju lokasi sudah dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat, walau dengan kondisi yang masih cukup sulit.

“Jalan menuju Krueng Simpo sudah bisa dilalui dengan roda dua dan empat, tapi akses masih terbatas karena beberapa ruas jalan rusak parah,” terang dr. Togu, Rabu (10/12/2025).

Baca juga: Genset Puskesmas Juli 1 Rusak Parah, Butuh Genset Pinjaman

Ia mengatakan kehadiran tim medis disambut antusias oleh warga. Keuchik Krueng Simpo bersama tuha lapan turut hadir mendampingi masyarakat yang datang memeriksakan kondisi kesehatan mereka.

“Ada pasien stroke yang tidak bisa bisa mendatangi posko kesehatan, maka dokter spesialis yang mendatangi rumahnya untuk melihat langsung sekaligus memberikan layanan kesehatan,” terangnya.

dr. Togu menyebut pemeriksaan kesehatan ini bagian dari upaya memastikan warga tetap mendapatkan layanan kesehatan, terutama di wilayah yang aksesnya masih terdampak kerusakan jalan usai dilanda banjir.

Kehadiran tenaga kesehatan dan dokter spesialis di dua gampong tersebut diharapkan dapat membantu deteksi dini berbagai penyakit sekaligus memberikan penanganan awal bagi warga yang membutuhkan.

Artikel SebelumnyaPemerintah Aceh Perpanjang Masa Tanggap Darurat Bencana Hingga 26 Desember
Artikel SelanjutnyaPengungsi Manyang Cut Keluhkan Bantuan Menumpuk di Satu Dusun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here