Home Politik Pertamina Ingatkan Warga Tak Beli BBM dan LPG Berlebihan Jelang Lebaran

Pertamina Ingatkan Warga Tak Beli BBM dan LPG Berlebihan Jelang Lebaran

Harga Pertamax dan Dex Naik Mulai 1 Januari 2025 Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi naik mulai Januari 2025. Foto: HO for Komparatif.ID. SKK Migas: BBM Impor RON 92 Bisa Ditingkatkan Lewat Blending di Kilang Pemudik Sepi, Penjualan BBM Ikut Lesu Pertamina Ingatkan Warga Tak Beli BBM dan LPG Berlebihan Jelang Lebaran
Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Jakarta— PT Pertamina Patra Niaga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi secara bijak selama periode Ramadan hingga Idulfitri 2026. Imbauan tersebut disampaikan menyusul potensi peningkatan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) dan LPG menjelang Hari Raya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, mengatakan masyarakat tidak perlu melakukan pembelian energi secara berlebihan karena ketersediaan stok dipastikan aman dengan sistem distribusi yang telah disiapkan secara terukur.

“Kami mengimbau masyarakat tidak perlu melakukan pembelian secara berlebihan, karena stok energi dijaga tetap aman dengan pola distribusi yang terukur,” kata Roberth dalam keterangan resmi, Minggu (8/3/2026).

Selain itu, Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan BBM maupun LPG. Menurutnya, tindakan tersebut melanggar ketentuan yang berlaku dan dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Dalam menghadapi masa mudik dan libur Idulfitri, Pertamina Patra Niaga memastikan kesiapan layanan melalui empat pilar utama, yaitu energi, wilayah atensi, program promosi, serta layanan tambahan.

Perusahaan juga telah melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi peningkatan konsumsi energi selama periode tersebut.

Upaya yang dilakukan antara lain membangun cadangan stok energi atau build up stock, memperkuat sarana distribusi, serta meningkatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

Baca juga: Airlangga: Indonesia Sudah Amankan Pasokan Minyak dari Luar Timur Tengah

Pertamina juga memastikan sistem pemantauan distribusi berjalan optimal untuk menjaga kelancaran pasokan energi di berbagai wilayah. Pemantauan tersebut didukung oleh sistem digitalisasi melalui Pertamina Digital Hub yang memungkinkan pengawasan penyaluran energi secara real-time dari sisi hulu hingga hilir.

Untuk mendukung operasional selama masa mudik, Robert mengatakan Pertamina Patra Niaga menyiagakan 7.885 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), dengan 2.074 di antaranya beroperasi selama 24 jam. Selain itu, tersedia 6.777 unit Pertashop yang melayani penyaluran BBM kepada masyarakat.

Di sektor LPG, Pertamina menyiapkan 6.662 agen LPG, dengan 6.300 agen di antaranya beroperasi selama 24 jam. Perusahaan juga menyiagakan 757 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) serta 223 agen minyak tanah.

Di jalur-jalur yang diperkirakan mengalami peningkatan mobilitas, seperti ruas tol, kawasan wisata, dan lintas utama, Pertamina Patra Niaga menyiagakan berbagai layanan tambahan. Layanan tersebut meliputi SPBU yang beroperasi 24 jam, 96 layanan modular BBM, serta 62 Kios Pertamina Siaga yang tersebar di 64 titik lokasi.

Selain itu, sebanyak 200 unit mobil tangki BBM juga disiagakan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama periode mudik Lebaran 2026. Pertamina berharap langkah tersebut dapat menjaga ketersediaan energi sekaligus mendukung kelancaran aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri.

Previous article329 WNI Masih di Iran, Pemerintah Aceh Tunggu Data Asal Daerah dari Kemenlu
Next articleAkademisi UIN Ar-Raniry: Umat Islam Harus Cerdas Mengelola Informasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here