Komparatif.ID— Mokel telah masuk KBBI VI Daring. Arti mokel yaitu makan atau minum sebelum waktu berbuka puasa, biasanya dilakukan diam-diam. Dalam bahasa Aceh disebut puasa leet.
Mokel menjadi kata kerja yang masuk dalam verba cakepan. Artinya kata kerja yang dipergunakan dalam percakapan sehari-hari. Biasanya dipergunakan dalam konteks percakapan informal atau dalam keadaan santai.
Secara etimologis, mokel berasal dari bahasa Jawa yang berarti menghentikan puasa walau belum tiba waktunya; masih setengah-tengah, belum semestinya.
Mokel menjadi bahasa sandi bagi Gen Z dan Post Gen Z. Meski telah menjadi trend pada Ramadan 1447 Hijriah, masih banyak Gen Millenial, Gen X, Baby Boomer, dan Pra Baby Boomer yang belum paham.
Baca juga: Puasa Lancar Tanpa Lemas, Ini Saran Dinkes Banda Aceh
Di kalangan anak-anak, meski mereka memahami secara praktik arti mokel. Tapi mereka tidak paham secara etimologi. Mereka (Gen Z dan Post Gen Z) sering menyebutkan arti mokel yaitu monyet kelaparan.
Ternyata, selain kata tersebut, ada kata lain yang artinya sama. Kata tersebut Godin. Godin berasal dari bahasa Sunda, yang artinya membatalkan puasa secara diam-diam saat makan siang di bulan Ramadan.
Dalam budaya Sunda, Godin merupakan tindakan tercela, tidak dibolehkan, dan dipandang hina.Siapapun yang melakukan godin, maka telah melanggar perintah Allah atas kewajiban berpuasa.













