
Komparatif.ID, Banda Aceh— Program Studi Animal Sciences (Bachelor of Science) pada Departemen Peternakan Universitas Syiah Kuala (USK) berhasil meraih akreditasi internasional dari ASIIN (Accreditation Agency for Study Programs in Engineering, Informatics, Natural Sciences and Mathematics), lembaga akreditasi internasional berbasis di Jerman.
Berdasarkan sertifikat resmi ASIIN, akreditasi internasional tersebut berlaku sejak 6 Desember 2024 hingga 30 September 2030.
Dalam dokumen akreditasi itu disebutkan Program Studi Animal Sciences USK telah memenuhi standar mutu internasional dan dinyatakan selaras dengan Level 6 European Qualifications Framework for Lifelong Learning (EQF-LLL), yang setara dengan jenjang sarjana di kawasan Eropa.
Akreditasi ini menjadi penegasan atas kualitas pendidikan yang dijalankan Departemen Peternakan USK, mencakup kurikulum, proses pembelajaran, kompetensi lulusan, hingga sistem tata kelola dan penjaminan mutu yang dinilai akuntabel.
Ketua Departemen Peternakan USK, Dr. Ir. Zuraida Hanum, S.Pt., M.Si., IPU, menyampaikan akreditasi internasional ASIIN merupakan bagian dari strategi jangka panjang kampus menyiapkan lulusan yang mampu beradaptasi dengan perkembangan global.
Baca juga: USK Kembangkan Inovasi Eco Enzyme Redam Bau Kandang Itik
Menurutnya, capaian ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan kesiapan sumber daya manusia lulusan USK untuk berkontribusi di berbagai sektor terkait peternakan dan sistem pangan.
“Akreditasi ASIIN bukan sekadar pengakuan akademik, tetapi juga investasi strategis dalam pembangunan SDM. Lulusan kami dipersiapkan untuk mampu berkontribusi pada penguatan industri peternakan, peningkatan produktivitas, serta pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan dan berdaya saing global,” ujarnya, Senin (19/1/2026).
Zuraida menyebutkan lulusan Program Studi Animal Sciences USK dipersiapkan untuk mendukung penguatan industri peternakan, peningkatan produktivitas, serta pengembangan sistem pangan yang berkelanjutan dan memiliki daya saing di tingkat global.
Ia menjelaskan bagi mahasiswa dan alumni, akreditasi internasional ASIIN memberikan nilai tambah yang signifikan. Pengakuan global terhadap kurikulum dan kompetensi lulusan membuka peluang lebih luas di pasar kerja nasional dan internasional, termasuk di sektor industri pakan, agribisnis, bioteknologi, serta kesempatan melanjutkan studi ke luar negeri.
Dari sisi institusi, capaian ini membuka ruang untuk memperluas kerja sama internasional, baik dalam riset kolaboratif, pertukaran mahasiswa dan dosen, maupun kemitraan strategis dengan industri global.











