
Komparatif.ID, Palu— Danrem 132/Tadulako Brigjen Deni Gunawan, meninjau pembangunan kompleks perkantoran dan pergudangan PT Trans Continent Hub Palo, Sulawesi Tengah. Kunjungan tersebut dilaksanakan pada Rabu (27/8/2025).
Kedatangan Danrem 132/Tadulako disambut hangat CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid. Pengusaha multimoda transport yang telah dikenal di seluruh dunia tersebut, sangat gembira ketika mendapatkan kunjungan dari Komandan Komando Resor Militer 132/Tadulako.
Danrem 132/Tadulako Brigjen Deni Gunawan merupakan lulusan Akademi Militer tahun 1997 dari Kecabangan Kopassus tersebut, sangat gembira ketika mendapatkan kabar progres pembangunan Trans Continent Hub Gorontalo di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.
Baca: Pembangunan Trans Continent Hub Distribution KIG Dimulai
Deni yang pernah menjabat Asisten Teritorial Kodam Iskandar Muda, dan kemudian ditunjuk sebagai Danrem 012/Teuku Umar pada tahun 2023, mengatakan kehadiran perusahaan kaliber besar di bidang logistik, merupakan wujud nyata bahwa Sulawesi Tengah merupakan kawasan yang sangat menarik dari sisi investasi.
“Trans Continent merupakan perusahaan kaliber internasional. Kiprahnya di dunia usaha multimoda dan logistic telah diakui secara luas. Demikian juga dengan sosok CEO-nya Ismail Rasyid, pengusaha asli dengan catatan bisnis yang gemilang,” kata Brigjen Deni Gunawan.
Dia mengatakan, sebagai Danrem 132/Tadulako, dirinya secara institusi dan pribadi, sangat mendukung kiprah Trans Continent.
CEO PT Trans Continent Ismail Rasyid menyambut gembira kedatangan Brigjen Deni. Bagi Ismail, kunjungan perwira yang 16 tahun berkarir di korps Kopassus, merupakan sebuah kehormatan.
Deni merupakan salah seorang perwira TNI yang sangat peduli pada perkembangan pembangunan perekonomian di Indonesia.
Kehadiran sang perwira ke KEK Palu untuk mengunjungi Trans Continent, merupakan bukti paling penting, bahwa Korem 132/Tadulako memberikan dukungan.
“Alhamdulillah, hari ini saya mendapatkan kunjungan kehormatan dari sahabat baik saya Pak Brigjen Deni Gunawan. Hub Palu dalam proses konstruksi. Kunjungan beliau menambah energi untuk saya dan tim, sehingga bekerja lebih giat, supaya pembangunannya tercapai sesuai target,” kata Ismail Rasyid.
Pengusaha asal Matangkuli, Aceh itu, menyebutkan Trans Continent Hub Palu berdiri di atas 2 hektar lahan di KEK Palu. Untuk kantor, dibangun di atas lahan 560 meter.