
Komparatif.ID, Tamiang— Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Perpustakaan dan Arsip (Arpus) Aceh membersihkan perkantoran Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang pascabanjir bandang dan tanah longsor, Selasa (30/12/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari keterlibatan ASN Pemerintah Aceh dalam membantu pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi.
Kepala Dinas Arpus Aceh, Dr. Syaridin, M.Pd., mengatakan bakti sosial tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap sesama warga Aceh yang tertimpa musibah.
Menurutnya, Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang menjadi sasaran utama pembersihan karena masih terdapat sisa lumpur akibat banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi lebih dari sebulan lalu.
“45 orang pegawai Arpus Provinsi Aceh diturunkan ke lokasi bencana untuk membersihkan terutama Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Tamiang sisa lumpur paska banjir dan tanah longsor sebulan lebih yang dialami daerah tersebut,” ungkapnya, Rabu (31/12/2025).
Selain melakukan pembersihan, Dinas Perpustakaan dan Arsip Aceh juga menyalurkan bantuan ke sejumlah pesantren serta ke Mushalla Al-Amin Dusun Keluarga, Desa Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru.
Baca juga: Bireuen Butuh Banyak Dukungan, 16 Ribu Rumah Harus Dibangun untuk Korban Banjir
Bantuan yang diserahkan berupa Al-Qur’an dan sajadah. Sementara itu, khusus bagi pegawai Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Aceh Tamiang, diserahkan bantuan berupa sembako.
Syaridin menjelaskan kegiatan bakti sosial ini melibatkan sebanyak 45 orang pegawai Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Aceh. Mereka diberangkatkan langsung dari Kota Banda Aceh ke Kabupaten Aceh Tamiang untuk membersihkan fasilitas perkantoran yang terdampak.
Kabupaten Aceh Tamiang disebutnya sebagai salah satu daerah di Provinsi Aceh yang mengalami dampak paling parah akibat banjir bandang dan tanah longsor, dengan banyak fasilitas pendidikan dan perkantoran yang ikut terdampak.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Daerah Aceh yang mengundang ASN untuk mengikuti apel pelepasan penugasan relawan ASN Pemerintah Aceh pada Minggu, 28 Desember 2025, di lapangan upacara Setda Aceh.
Penugasan ini juga menindaklanjuti surat Gubernur Aceh terkait penugasan ASN untuk bakti sosial ke daerah terdampak bencana.
Syaridin menyebutkan, secara keseluruhan terdapat sekitar 3.000 ASN Pemerintah Aceh dari berbagai Satuan Kerja Perangkat Aceh yang diturunkan ke sejumlah lokasi bencana. Para relawan membawa peralatan kerja seperti cangkul, sekop, dan lori untuk membersihkan lumpur di perkantoran dan sarana pendidikan secara bergotong royong.
Ia berharap, melalui kegiatan bakti sosial ini, aktivitas pelayanan di Kabupaten Aceh Tamiang dapat kembali berjalan normal dan masyarakat dapat segera bangkit.











