Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Malam Ini

Aceh Berpotensi Diguyur Hujan Lebat di Penghujung Tahun
Ilustrasi. Foto: HO for Komparatif.ID.

Komparatif.ID, Banda Aceh— Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat, petir, dan angin kencang masih berpotensi melanda sejumlah wilayah di Aceh hingga malam penghujung tahun, Rabu (31/12/2025).

Kondisi cuaca ekstrem tersebut diperkirakan berlangsung hingga pergantian tahun dan berpeluang memengaruhi aktivitas masyarakat di berbagai daerah.

Juru Bicara Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh, Murthalamuddin, mengatakan peringatan dini ini merujuk pada hasil pemantauan dan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Iskandar Muda Banda Aceh.

“Berdasarkan update BMKG pukul 17.50 WIB, hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi mulai pukul 18.00 WIB dan masih berlanjut hingga malam hari,” kata Murthalamuddin.

Baca juga: Rentetan Gempa Aceh Tengah-Bener Meriah Terjadi 16 Kali, BNPB: Mulai Mereda

Ia menjelaskan cuaca tersebut dapat berdampak pada kondisi lingkungan, terutama di wilayah yang memiliki karakter geografis perbukitan dan aliran sungai.

BMKG mencatat potensi hujan lebat lebih dulu terjadi di sejumlah kecamatan, yakni Trumon Timur di Kabupaten Aceh Selatan, Babul Rahmah di Aceh Tenggara, Serbajadi dan Simpang Jernih di Aceh Timur, Kota Jantho di Aceh Besar, Krueng Sabee, Jaya, dan Panga di Aceh Jaya, serta Tamiang Hulu dan Tenggulun di Aceh Tamiang.

Cuaca ekstrem tersebut kemudian diprakirakan meluas ke berbagai wilayah lain, antara lain sebagian besar kecamatan di Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Aceh Jaya, serta Kota Banda Aceh dan Kota Subulussalam.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak panik, namun tetap waspada. Hindari aktivitas di kawasan rawan longsor, perhatikan kondisi sungai, dan segera melapor ke aparat setempat jika terjadi keadaan darurat,” ujarnya.

Ia memastikan Posko Penanganan Banjir dan Longsor Aceh terus memantau perkembangan cuaca serta berkoordinasi dengan BMKG dan pemerintah daerah guna memastikan langkah kesiapsiagaan dan respons cepat apabila terjadi bencana.

Artikel SebelumnyaRentetan Gempa Aceh Tengah-Bener Meriah Terjadi 16 Kali, BNPB: Mulai Mereda
Artikel SelanjutnyaJalur Bireuen–Gayo Sulit Dilalui, Harga Sembako di Pegasing Belum Stabil
Zikril Hakim
Reporter magang untuk Komparatif.ID. Meliput isu-isu sosial, dan olahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here