Komparatif.ID, Bireuen— Sebanyak 17 Pengurus Koordinator Kecamatan (Korcam) Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen periode 2026–2031 dilantik bertepatan dengan peringatan Hari Tani Nasional ke-66 Tahun 2026 di Aula Hotel Bireuen Jaya, Rabu (24/9/2026).
Pelantikan tersebut dihadiri Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T. selaku Ketua Dewan Penasehat DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bireuen. K
Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bireuen dan sejumlah pihak terkait dukungan terhadap sektor pertanian, termasuk rencana kerja sama budidaya jagung dengan Polres Bireuen.
Cut Muhammad juga menyampaikan sejumlah hal terkait regulasi agraria, penyelesaian sengketa HGU, hak ulayat dan hak petani dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk BPN, kelompok tani, tokoh tani, pemuda tani dan keujruen blang.
Ia menegaskan Tani Merdeka memiliki peran untuk mengawal ketahanan pangan dengan bersinergi bersama penyuluh dan camat, termasuk memastikan bantuan bibit dapat disalurkan tepat sasaran.
Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi Inovasi Pengelolaan Irigasi Ir. Hendri Sosiawan, CESA, dalam arahannya mengatakan pembangunan sektor pertanian membutuhkan partisipasi seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, pengurus organisasi tidak hanya berorientasi pada jabatan, tetapi harus fokus pada kontribusi, karya dan prestasi.
Hendri juga menekankan pentingnya sinergi antara Kementerian Pertanian, Kementerian PUPR, Kemendagri serta dukungan payung hukum dalam menjalankan program pertanian. Pengurus Tani Merdeka diharapkan aktif turun ke lapangan dan mampu mengidentifikasi persoalan teknis, termasuk kendala irigasi.
Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi dan koordinasi antarinstansi serta menjaga nilai luhur profesi petani melalui kejujuran, kedisiplinan dan pelestarian kearifan lokal seperti kenduri blang. Menurutnya, penyuluh merupakan ujung tombak pembangunan pertanian di tingkat kecamatan dan kabupaten.
Bupati Bireuen H. Mukhlis dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada 17 Korcam Tani Merdeka Indonesia periode 2026–2031 yang baru dilantik.
Baca juga: Tani Merdeka Matangkan Persiapan Pelantikan Korcam
Ia menegaskan sektor pertanian merupakan tulang punggung perekonomian Kabupaten Bireuen karena kesejahteraan masyarakat sangat berkaitan dengan produktivitas dan hasil kerja petani.
Menurut Mukhlis, keberadaan Tani Merdeka Indonesia di tingkat kecamatan memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara petani, pengurus daerah dan pemerintah. Pemerintah Kabupaten Bireuen, kata dia, siap bersinergi dan mendukung langkah nyata organisasi tersebut dalam mewujudkan ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Di tengah tantangan perubahan iklim, fluktuasi harga, persediaan pupuk dan perkembangan teknologi, Mukhlis menyebut petani dan seluruh pihak terkait dituntut untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga melakukan inovasi dan kemajuan di sektor pertanian.
Peringatan Hari Tani Nasional ke-66 tahun ini dipusatkan di Kota Bireuen. Turut hadir Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Cut Muhammad, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Bireuen selaku Ketua Dewan Pembina, perwakilan Kapolres Bireuen AKP Amrizal, S.Sos., M.H., perwakilan Dandim 0111 Bireuen dan Kejaksaan Negeri Bireuen, Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Peternakan dan Kesehatan Hewan Dr. drh. Agus Susanto, M.Si., serta Tenaga Ahli Menteri Bidang Teknologi Inovasi Pengelolaan Irigasi Ir. Hendri Sosiawan, CESA.
Hadir pula Mukhtar dari BLIP Balai Medan, Camat Kota Juang, Kapolsek Kota Juang, para penyuluh pertanian, kelompok tani serta tamu undangan dari sejumlah kabupaten di Aceh.
