Komparatif.ID, Banda Aceh— Perkumpulan Istri Karyawan Bank Aceh Syariah (PIKABAS) menyalurkan bantuan logistik dan menghadirkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis yang melibatkan dokter spesialis di lokasi pengungsian korban banjir.
Rangkaian kegiatan dimulai pada Kamis, 8 Januari 2026, dengan pelepasan rombongan bantuan oleh Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, di area UMKM Expo Lampineung, Banda Aceh.
Dari titik tersebut, rombongan PIKABAS bergerak menyisir sejumlah daerah terdampak banjir mulai dari Aceh Utara, Aceh Timur, hingga Aceh Tamiang.
Ketua Umum PIKABAS, Ernita, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan secara maraton untuk memastikan bantuan sampai langsung kepada warga yang membutuhkan.
Bantuan yang dibawa mencakup berbagai kebutuhan dasar, seperti paket sembako, perlengkapan ibadah, kasur dan selimut, serta kebutuhan khusus bagi anak-anak berupa makanan ringan dan perlengkapan sekolah.
Baca juga: Pidie Masuk Fase Transisi Pemulihan Banjir Hingga 6 Juli 2026
Menurut Ernita, perhatian terhadap anak-anak menjadi salah satu fokus dalam aksi kemanusiaan tersebut agar mereka tetap memiliki semangat belajar meskipun berada dalam situasi sulit akibat bencana banjir.
Selain itu, PIKABAS juga menaruh perhatian pada kondisi kesehatan warga pasca-banjir yang rentan terhadap berbagai penyakit.
PIKABAS menghadirkan layanan kesehatan gratis yang diberikan langsung oleh anggota yang berprofesi sebagai dokter spesialis. Warga di lokasi pengungsian mendapatkan kesempatan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan konsultasi medis secara langsung tanpa dipungut biaya.
Dalam sambutan pelepasan rombongan, Direktur Utama Bank Aceh Syariah, Fadhil Ilyas, menyampaikan apresiasi atas inisiatif PIKABAS yang dinilainya sebagai wujud nyata kepedulian keluarga besar Bank Aceh Syariah terhadap masyarakat.
Ia menekankan kehadiran PIKABAS di tengah masyarakat terdampak bencana merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai yang diusung Bank Aceh.
Rombongan selanjutnya melakukan penyerahan bantuan tahap awal di Panton Labu, kemudian melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Islam Terpadu Darul Mukhlisin di Karang Baru serta Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang.
Kegiatan berakhir di Idie Rayeuk dan Desa Sahraja, Kecamatan Pante Bidari, dengan penyaluran bantuan sekaligus silaturahmi bersama pengurus cabang setempat.












