Diguyur Hujan 2 Hari, Banjir Rendam 4 Gampong di Muara Tiga Pidie

Diguyur Hujan 2 Hari, Banjir Rendam 4 Gampong di Muara Tiga Pidie
Warga melintas di jalan permukiman yang terendam banjir akibat hujan deras di Kecamatan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Kamis (8/1/2026). Foto: Komparatif.ID/Harmadi.

Komparatif.ID, Sigli— Intensitas hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Pidie sejak Rabu hingga Kamis menyebabkan banjir luapan di Kecamatan Muara Tiga pada Kamis (8/1/2026).

Banjir tersebut merendam sedikitnya empat gampong dengan ketinggian air mencapai sekitar 30 sentimeter dan berdampak langsung pada ratusan warga yang terpaksa mencari tempat lebih aman.

Camat Muara Tiga, Mustafa, S.Sos, membenarkan bahwa banjir mulai menggenangi permukiman warga sejak Kamis pagi sekitar pukul 07.30 WIB. Ia menjelaskan, hujan deras yang terjadi secara terus-menerus membuat air dari area persawahan meluap dan masuk ke rumah-rumah warga di sejumlah gampong.

“Akibat hujan deras sejak Rabu hingga Kamis, air persawahan meluap ke rumah warga. Saat ini situasi masih dalam pemantauan, namun secara umum aman dan terkendali meski rumah warga dalam kondisi banjir,” ujar Mustafa, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan data sementara yang dihimpun oleh pihak Kecamatan Muara Tiga, sebanyak 631 kepala keluarga dengan total 1.040 jiwa tercatat terdampak langsung akibat bencana tersebut.

Baca juga: Sejak Akhir November, Pemerintah Distribusikan 1.788 Ton Bantuan Bencana di Aceh

Gampong Tgk Di Laweung menjadi wilayah dengan jumlah terdampak terbanyak, yakni 250 kepala keluarga atau sekitar 370 jiwa. Selanjutnya Gampong Cot dengan 200 kepala keluarga atau 350 jiwa, Gampong Mesjid sebanyak 151 kepala keluarga atau 280 jiwa, serta Gampong Keupula dengan 30 kepala keluarga atau 40 jiwa.

Hingga Kamis siang, kondisi banjir dilaporkan belum menunjukkan tanda-tanda surut. Selain merendam rumah warga, banjir juga menyebabkan kerugian pada sejumlah harta benda milik masyarakat yang terdampak.

Pemerintah kecamatan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan sambil menunggu kondisi cuaca membaik.

Mustafa menyampaikan kebutuhan paling mendesak bagi warga saat ini adalah bantuan logistik makanan. Ia berharap pemerintah daerah dapat segera menyalurkan bantuan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak banjir.

“Warga di empat gampong tersebut sangat membutuhkan bantuan dapur umum. Kami berharap pemerintah daerah segera menyalurkan bantuan sembako untuk meringankan beban masyarakat,” katanya.

Saat ini, personel gabungan yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, tim Muspika Muara Tiga, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas masih bersiaga di lokasi banjir.

Pemerintah Kecamatan Muara Tiga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Pidie untuk langkah penanganan lebih lanjut, sembari menunggu perkembangan cuaca di wilayah tersebut.

Artikel Sebelumnya230 KK di Kecamatan Juli Sudah Serahkan SHM untuk Dibangun Huntap
Artikel SelanjutnyaAPBN 2026: Transfer ke Daerah Turun 19,8 Persen, Belanja Pusat Naik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here