
Komparatif.ID, Takengon— Dampak banjir dan longsor yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir masih menyulitkan aktivitas transportasi darat dari Kabupaten Bireuen menuju wilayah dataran tinggi Gayo.
Hingga Rabu (31/12/2025), jalur tersebut masih susah dilewati karena di sejumlah titik jalan masih digenangi lumpur dan material alam.
Situasi tersebut berimbas langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya para pedagang kecil di wilayah terdampak.
Khairul, seorang pedagang warung kelontong di Gampong Kedelah, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, menjelaskan kondisi jalan yang belum pulih membuatnya harus menambah modal saat berbelanja kebutuhan dagangan.
Menurut Khairul, pascabanjir sempat terjadi lonjakan penjualan di warungnya. Saat itu, hampir seluruh barang dagangan habis diborong masyarakat. Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
Meskipun saat ini biji kopi mulai kembali laku di pasaran, daya beli masyarakat belum menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Baca juga: Muhammadiyah Salurkan 1 Ton Beras Bantuan UEA ke Aceh Tengah
Ia juga memaparkan biaya langsir barang sangat bergantung dari daerah asal pemesanan. Sebagai contoh, ongkos langsir telur ayam dari Bireuen ke Aceh Tengah mencapai Rp5.000 per papan. Telur ayam ukuran butir kecil dijual dengan harga Rp55.000 per papan, sedangkan ukuran butir besar Rp60.000 per papan.
Untuk komoditas beras, biaya langsir beras ukuran lima belas kilogram mencapai Rp25.000 per sak. Beras premium dengan modal Rp240.000 dijual seharga Rp280.000 per sak, sementara beras biasa dijual Rp260.000. Harga minyak goreng saat ini berada di angka Rp25.000 per liter.
Khairul juga menyebutkan stok garam di pasaran saat ini masih kosong. Sebelumnya, garam dijual dengan harga Rp12.000 per kantong. Untuk gula pasir, biaya langsir dari Bireuen sebesar Rp2.000 per kilogram, sementara jika didatangkan dari Medan mencapai Rp2.500 per kilogram. Dengan modal Rp17.400, gula dijual Rp20.000 per kilogram atau Rp22.000.
Sementara itu, mie instan merek Intermie dijual Rp70.000 per dus. Harga bawang merah mencapai Rp60.000 per kilogram, bawang putih Rp70.000 per kilogram, dan cabai merah Rp10.000 per kilogram.











