Anak Anda sulit tidur di rumah, dan sangat lebih mudah tidur di motor? Bila benar, Anda tidak sendirian. Banyak sekali anak lebih mudah tidur di motor, ketimbang di dalam ayunan, atau di dalam kamar.
Seorang ibu muda pernah bercerita, bayinya yang berusia tiga tahun, sangat susah bobok. Padahal sudah dininabobokan hingga lelah. Tapi si bayi tetap saja tak mau memejamkan mata.
Karena lelah, dia mengajak suaminya beli jajanan di dekat rumah. Dia membawa serta bayinya. Eh, tiba-tiba, baru beberapa menit di atas motor, bayinya lelap. Tidur sangat dalam. Wuih!
Bunda, ternyata ada alasan khusus mengapa anak lebih mudah tidur di motor. Bukan kebetulan belaka. Tapi ada alasan dari sisi ilmu pengetahuan.
Baca: Bagaimana Caranya Agar Cepat Hamil (Part 2)
Moms, ini alasannya anak atau anak lebih mudah tidur di motor.
1. White noise yang dihasilkan dari suara mesin motor konstan dan berulang. Suara yang konstan dan berulang membuat otak anak merasa lebih tenang.
2. Tubuh mungilnya digoyang secara ritmis oleh getaran dan goyangan halus saat motor berjalan. Ritmenya pelan, berulang, dan stabil. Membuat tubuh anak rileks dan mengantuk.
3. Posisi tubuh si anak lebih nyaman. Karena langsung menempel dengan badan orangtuanya. Tempelan itu melahirkan rasa hangat, rasa aman, yang melahirkan peningkatan hormon tenang. Ini yang menyebabkan anak cepat terlelap.
4. Stimulasi visualnya sedikit di motor. Si anak tidak banyak melihat layar ataupun mainan. Jadi otaknya tidak terlalu aktif, sehingga lebih mudah masuk mode istirahat.
5. Badan yang capek makin gampang tidur. Kalau sebelum naik motor anak sudah beraktivitas, begitu kena angin dan white noise tadi, ya sudah, tinggal dipoles saja langsung terlelap.
Anak Lebih Mudah Tidur di Motor, Tapi Perhatikan Sisi Keselamatan
Mommy sekalian, daddy sekalian, meskipun anak lebih lelap di motor, ada hal yang harus menjadi perhatian.
Pertama, pakaikan helem sesuai ukuran.
Kedua, pastikan posisi aman dan stabil.
Ketiga, hindari rute berisiko.
Keempat, jangan biarkan kepala anak tertekuk lama.
Kelima, jangan berkendara cepat.
Sumber saduran: salsababycare












